Buah khas kalsel

mangga sapat Mangga kecil yang disebut hasam hurang atau mangga sapat

 

bunga papakin Keberadaan buah-buahan khas Kalsel, seindah kembang buah pampakin ini

lahung2isi buah lahung

 

lahung4 tumpukan buah lahung

 

 

 

rambai rambai               hambawang hambawang          rambutan

antalagi    mentega

langsat burung       Rumbia

Gitaan/(tampirik)     Tarap

Binjai        mundar/(bundar)

katapi suntul     apel banjar

bangkinang  kasturi.jpgkasturi

katapi sambal  kuwini

pampakin.jpgpampakin/lay

kapul.jpgkapul   lahung/laung

buah durin mantaulaKaratongan ramania ramania mantah

Kalangkala mentah

kalangkala masak             lalamas Lalamas     

 

timputuk timputuk

 

Sarikaya              asam tandui

 

tu'u tu’u buah rotan

 

rambutan Timbul

kuwini

tiwadak tiwadak

 

kepayang1buah kepayang

 

jinalun Buah Jinalun

 

pasar buah-buahan

1 2 3

4 5 tarap hambawang

 

BUAH  KHAS KALIMANTAN KIAN LANGKA
Banjarmasin,18/10 (ANTARA)-Buah-buahan khas Kalimantan yang berada di kawasan Kalimantan Selatan kian kian langka setelah pohon buah-bauah tersebut terus ditebang untuk digunakan sebagai bahan baku gergajian.
Demikian keterangan warga di bilangan Kabupaten Balangan, kepada ANTARA saat melakukan mudik lebaran, demikian dilaporkan Kamis.
Berdasarkan keterangan penduduk Desa Panggung, buah khas yang sudah langka seperti jenis maritam (buah sejenis rambutan tapi tidak berbulu), siwau (juga jenis ramburan juga tidak berbulu) asam hurang (mangga kecil rasanya manis).
Buah lain yang pohon kayunya terus ditebang, tandui (sejenis mangga tetapi rasanya sangat kecut, biasanya disenangi hanya dijadikan rujak), lahung (sejenis durian berbulu panjang dan lancip dengan warna kulit merah tua), serta mantaula (sejenis durian berklit tebal berduri besar rasanya khas).
Buah-buahan yang hanya berada di pedalaman Kalimantan khususnya di Pegunungan Meratus tersebut dicari lantaran pohonnya selalu besar, sehingga bila dijadikan kayu gergajian maka kayu gergajian dari pohon itu volumenya banyak.
“Sejak sepuluh tahun terakhir ini, kayu buahan tersebut ditebang diambil kayunya untuk dijual dan untuk bahan bangunan pembangunan rumah penduduk,” kata Rusli penduduk setempat.
Perbuuan kayu buah-buahan tersebut setelah kayu-kayu besar dalam hutan sudah kian langka pula, setelah terjadi penebangan kayu dalam hutan secara besar-besar dalam dekade belakangan ini.
Sementara permintaan kayu untuk dijadikan vener ( bahan untuk kayu lapis) terus meningkat, setelah kayu-kayu ekonomis dalam hutan sudah sulit dicari,
Bukan hanya untuk vener, kayu-kayu dari pohon buah itu dibuat papan untuk dinding rumah penduduk, atau dibuat balokan serta kayu gergajian.
Beberapa warga menyayangkan penebangan kayu buah tersebut, lantaran jenis kayu ini adalah kayu yang berumur tua.
“Kalau sekarang ditanam maka mungkin 50 tahunan bahkan ratusan tahun baru kayu itu besar,” kata warga yang lain.
Sebagai contoh saja, jenis pohon buah lahung yang ditebang adalah pohon yang ratusan tahun usianya, makanya pohon lahung yang banyak ditebang ukuran garis tengahnya minimal satu meter.
Warga mengakui agak sulit melarang penebangan kayu pohon buah tersebut lantaran itu kemauan pemilik lahan dimana pohon itu berada, sebab pohn itu sebelum ditebang dijual dengan harga mahal, sehingga oleh pemilik lahan dianggap menguntungkan.

PRODUKSI BUAH-BUAHAN LOKAL PEDALAMAN KALSEL MENURUN DRASTIS
Banjarmasin,30/3 (ANTARA)- Produksi buah-buahan lokal Pedalaman Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa tahun belakangan ini mengalami penurunan drastis lantaran pohon buah-buahan itu tidak banyak yang dibudidayakan sementara tanaman yang ada sebagian besar sudah tua-tua dan tidak berproduksi dengan baik lagi.
Wartawan ANTARA yang melakukan perjalanan ke wilayah Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan seperti dilaporkan Minggu memperoleh keterangan dari warga bahwa produksi buah-buahan itu menurun tidak seperti beberapa tahun yang lalu.
“Biasanya saat musim buah seperti sekarang ini, produksi buah-buahan lokal melimpah, seakan tak ada harganya lagi, tetapi sekarang produksi yang ada jumlahnya sedikit, akhirnya buah-buahan lokal itu berharga mahal,”kata Nahlian Noor menuturkan.
Nahlian Noor yang dikenal sebagai pedagang buah di kawasan tersebut mengakui untuk memperoleh buah-buahan dengan jumlah besar untuk dibawa ke kota sekarang sudah sulit sekali, untuk kebutuhan masyarakat setempat saja hampir tak mencukupi apalagi harus dibawa ke luar daerah.
Sebagai contoh buah Pampakin (sejenis durian warna kuning kemerahan) sekarang satu biji sudah seharga antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu di tempat, walau harganya dinilai cukup mahal tetapi kalau dijual di kawasan ini saja sudah rebutan karena produksinya yang sedikit itu.
Padahal tahun-tahun sebelumnya produksi buah Pampakin selalu saja memludak dan banyak dibawa ke Banjarmasin serta kota-kota lain   di Kalsel, bahkan dibawa ke Balikpapan dan Samarinda (Kaltim).
Menurunnya produksi buah lokal tersebut karena banyak pohon buah itu tidak dipelihara dengan baik, apalagi dibudidayakan dengan pembibitan yang baru sama sekali hampir tak pernah terlihat lagi.
Bahkan banyak pohon buah lokal yang berpohon besar bukannya dipelihara melainkan justru ditebang karena kayu dari pohon buah ternyata belakangan laku dijual untuk dibuat bahan bangunan seperti papan, kasau, gelagar, dan kayu gergajian yang lain.
Selain itu kayu pohon buah lokal ini juga laku dijual ke berbagai perusahaan vener (bahan pelapis plywood) dengan harga yang menggiurkan, akhirnya banyak warga pemilik buah-buahan lokal tidak mau repot memelihara pohon itu, tetapi dijual dengan harga mahal ke berbagai perusahaan itu, kata seorang warga yang lain.
Di Pedalaman Kalsel, khususnya di kaki Pegunungan Meratus Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) serta Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dikenal sebagai sentra buah-buahan lokal  Kalsel.
Kawasan ini setiap musim buah memproduksi buah lokal seperti tiwadak (cempedak), durian yang kalau di kawasan setempat terdapat sekitar 30 spicies durian, rambutan sekitar 40 spicies, dan mangga-manggaan yang juga puluhan spicies.
Jenis buah yang biasanya selalu melimpah, adalah langsat terdapat beberapa spicies,rambai beberapa spicies.
Di kawasan tersebut terdapat beberapa jenis buah lokal yang khas dan unik, seperti lahung sejenis durian tetapi durinya panjang-panjang dan lancip warna kulit merah kehitaman, bentuknya bulat dan rasanya sangat khas. Buah lahung kebanyakan dipergunakan sebagai penyedap penganan.
Kemudian juga ada buah maritam, mungkin pamily rambutan tetapi tidak berbulu, kulitnya keras warna kulit hijau kemerahan, rasanya seperti rambutan.
Buah khas lain yang berdasarkan data terdapat di Kalsel tetapi terus menurun  populasinya adalah Kasturi (Mangifera casturi), Hambuku (Mangifera spp), Hambawang (Mangifera foetida), Pampakin (Durio kutejensis), Mundar (Garcinia spp), Pitanak (Nephelium spp), Tarap (Arthocarpus rigitus), Kopuan (Arthocarpus spp), Gitaan (Leukconitis corpidae), serta Rambai (Sonneratia caseolaris)
ciri biologis buah kalsel

Nama Umum Spesies : RambutanNama Genus, Spesies, Author(s) : Nephelium lappaceaum LNama Varietas : GarudaNo.
Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : dekat dengan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : horizontal kemudianmelengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 5,0 – 9,0 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 7,0 – 9,5 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda: Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : hijau keputihan, Bentuk daun muda : bulat panjang denganujung tumpul; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung melengkung ke bawah, Bentuk daun :bulat panjang dengan ujung tumpul, Ujung daun : tumpul; Bunga : Keadaan bunga : bulat kecil bergeromboldalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : kekuningan, Warna benang sari : kuning,Rangkaian bunga : keatas, Bentuk buah : bulat lonjong, rambut panjang, Warna buah : merah, Warna rambut :merah dengan ujung kekuningan; Buah Tua : Sifat buah : mudah mengelotok, Berat buah per biji : 68,15 gr,Ketebalan kulit : sedang, Bentuk buah : lonjong dengan rambut panjang, Warna kulit buah : merah, Bentuk biji : bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 3000 – 4000 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 592/Kpts/TP.240/8/90bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, Warnadaging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 3000 -4000 buah per tahun

Nama Umum Spesies : RambutanNama Genus, Spesies, Author(s) : Nephelium lappaceaum LNama Varietas : AntalagiNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : dekat dengan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : horizontal kemudianmelengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 7,0 – 9,0 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 8 – 10 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : hijau keputihan, Bentuk daun muda : bulat panjang denganujung meruncing; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung melengkung ke bawah, Bentuk daun: bulat panjang dengan ujung runcing, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bulat kecil bergeromboldalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : kekuningan, Warna benang sari : kuning,Rangkaian bunga : keatas, Bentuk buah : bulat panjang, agak pipih rambut pendek, Warna buah : kuningkehijauan, Warna rambut : hijau kekuningan, ujung merah; Buah Tua : Sifat buah : ngelotok, kulit biji melekat,Berat buah per biji : 42,0 gr, Ketebalan kulit : sedang, Bentuk buah : bulat panjang, agak pipih rambut pendek, pendek, Warna kulit buah : kuning kehijauan, Bentuk biji : bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, agak kering, agak harum, Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : agak harum, Hasil perpohon : 4000 – 5000 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 589/Kpts/TP.240/8/90Warna kulit buah : kuning kehijauan, Bentuk biji : bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaandaging : agak kenyal, Rasa daging : manis, agak kering, agak harum, Warna daging buah : putih, Tekstur dagingbuah : halus, Aroma daging buah : agak harum, Hasil perpohon : 4000 – 5000 buah per tahun

Nama Umum Spesies : RambutanNama Genus, Spesies, Author(s) : Nephelium lappaceaum LNama Varietas : Si BongkokNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : dekat dengan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : horizontal kemudianmelengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 6,0 – 8,0 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 5 – 7 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : hijau keputihan, Bentuk daun muda : bulat panjang denganujung meruncing; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung melengkung ke bawah, Bentuk daun: bulat panjang dengan ujung runcing, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bulat kecil bergeromboldalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : kekuningan, Warna benang sari : kuning,Rangkaian bunga : keatas, Bentuk buah : lonjong rambut halus, Warna buah : merah tua kecoklatan, Warnarambut : merah tua; Buah Tua : Sifat buah : ngelotok, kulit biji melekat, Berat buah per biji : 50,67 gr, Ketebalankulit : sedang, Bentuk buah : lonjong dengan rambut halus, Warna kulit buah : merah tua, Bentuk biji : bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, agak kering, Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 3500 – 4500 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 590/Kpts/TP.240/8/90bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, agakkering, Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasilperpohon : 3500 – 4500 buah per tahun

Nama Umum Spesies : RambutanNama Genus, Spesies, Author(s) : Nephelium lappaceaum LNama Varietas : Si Batuk GanalNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : dekat dengan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : horizontal kemudianmelengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 7,5 – 9,0 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 7,5 – 10 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : hijau keputihan, Bentuk daun muda : bulat panjang denganujung meruncing; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung melengkung ke bawah, Bentuk daun: bulat panjang dengan ujung tumpul, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bulat kecil bergeromboldalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : kekuningan, Warna benang sari : kuning,Rangkaian bunga : keatas, Bentuk buah : bulat rambut panjang, Warna buah : merah, Warna rambut : merahdengan ujung kekuningan; Buah Tua : Sifat buah : ngelotok, kulit biji melekat, Berat buah per biji : 41,1 gr,Ketebalan kulit : sedang, Bentuk buah : bulat dengan rambut panjang, Warna kulit buah : merah, Bentuk biji : bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, berair, Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 6000 – 7000 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 591/Kpts/TP.240/8/90bulat panjang, Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, berair,Warna daging buah : putih, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon :6000 – 7000 buah per tahun
Nama Umum Spesies : DurianNama Genus, Spesies, Author(s) : Durio zibethinusNama Varietas : Si JapangNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : 2 meter dari permukaan tanah, Kerapatan cabang : rapat, Posisi cabang : horizontal denganujung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 25 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung sampaikerucut, Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 20 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : coklat kemerahan, Bentuk daun muda : bulat panjang;Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung daun melengkung ke bawah, Panjang daun : panjang2,5 cm x lebar, Bentuk daun : bulat panjang, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bergeromboldalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : putih, Warna benang sari : kekuningan, Jumlahbunga per tandan : 5 – 10 buah, Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah, Bentuk buah : bulat panjang, Warna buah :kuning kehijauan, Bentuk duri : kerucut, rapat dan tajam; Buah Tua : Sifat buah : agak mudah dibelah, Beratbuah per biji : 1,5 – 2,5 kg, Ketebalan kulit : 0,5 – 1,0 cm, Jumlah juring per buah : 5 buah, Jumlah pongge per buah: buah : 15 – 20 buah, Bentuk biji : lonjong kecil (10,3 gr), Jumlah biji sempurna : 8 – 15 buah, Ketebalan daging buah : 1,5 – 2,5 cm, Keadaan daging : kering, Rasa daging : manis gurih, Warna daging buah : kuning gading, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 300 – 600 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 586/Kpts/TP.240/8/199015 – 20 buah, Bentuk biji : lonjong kecil (10,3 gr), Jumlah biji sempurna : 8 – 15 buah, Ketebalan daging buah : 1,5- 2,5 cm, Keadaan daging : kering, Rasa daging : manis gurih, Warna daging buah : kuning gading, Teksturdaging buah : halus, Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 300 – 600 buah per tahun
Nama Umum Spesies : DurianNama Genus, Spesies, Author(s) : Durio zibethinusNama Varietas : Si HijauNo.

.Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : 5 meter dari permukaan tanah, Kerapatan cabang : rapat, Posisi cabang : horizontal denganujung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 25 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : kerucut, Diameter kanopi dauntanaman dewasa : 20 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijautua, Warna daun bawah : coklat kemerahan, Bentuk daun muda : bulat panjang 3 x lebar; Keadaan Daun Tua :Kedudukan daun : mendatar, ujung daun melengkung ke bawah, Panjang daun : panjang 3 cm x lebar, Bentukdaun : bulat panjang, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bergerombol dalam tandan, Bentukbunga : bulat, Warna mahkota bunga : putih, Warna benang sari : kekuningan, Jumlah bunga per tandan : 5 – 10buah, Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah, Bentuk buah : bulat panjang, Warna buah : hijau, Bentuk duri :kerucut, rapat dan tajam; Buah Tua : Sifat buah : agak mudah dibelah, Berat buah per biji : 2,0 – 2,5 kg,Ketebalan kulit : 1,2 cm, Jumlah juring per buah : 5 buah, Jumlah pongge per buah : 20 – 35 buah, Bentuk biji : lonjong kecil (13,06 gr), Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak lembek, Rasa daging : manis gurih, Warna daging buah : kuning menyala/mengkilat, Tekstur daging buah : halus sampai berserat halus, Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 300 – 400 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 586/Kpts/TP.240/8/1990lonjong kecil (13,06 gr), Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak lembek, Rasa daging : manisgurih, Warna daging buah : kuning menyala/mengkilat, Tekstur daging buah : halus sampai berserat halus,Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 300 – 400 buah per tahun

Nama Umum Spesies : DurianNama Genus, Spesies, Author(s) : Durio zibethinusNama Varietas : Si DodolNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : horizontal mulai ketinggian 3 meter, Kerapatan cabang : rapat, Posisi cabang : horizontal denganujung condong keatas, Tinggi pohon dewasa : 20 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : kerucut, Diameter kanopidaun tanaman dewasa : 10 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas :hijau tua, Warna daun bawah : coklat kemerahan, Bentuk daun muda : bulat panjang; Keadaan Daun Tua :Kedudukan daun : mendatar, ujung daun melengkung, Panjang daun : panjang 3,5 cm x lebar, Bentuk daun :bulat panjang, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bergerombol dalam tandan, Bentuk bunga :bulat, Warna mahkota bunga : putih, Warna benang sari : kekuningan, Jumlah bunga per tandan : 5 – 10 buah,Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah, Bentuk buah : bulat, Warna buah : hijau kekuningan, Bentuk duri : kerucut,rapat dan tumpul; Buah Tua : Sifat buah : agak mudah dibelah, Berat buah per biji : 1,5 – 2,5 kg, Ketebalan kulit :1,10 cm, Jumlah juring per buah : 5 buah,Jumlah pongge per buah:20-25 buah, Bentuk biji: lonjong kecil (13,3 gr), Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak lembek, Rasa daging : manis gurih, Warna daging buah : kuning menyala, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 100 – 200 buah per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 588/Kpts/TP.240/8/1990Ketebalan daging buah : 1,2 cm, Keadaan daging : agak lembek, Rasa daging : manis gurih, Warna daging buah: kuning menyala, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : harum, Hasil perpohon : 100 – 200 buah pertahun
Nama Umum Spesies : Jeruk SiemNama Genus, Spesies, Author(s) : Citrus L.Nama Varietas : BanjarNo.
Deskripsi Tanaman : Tanaman : Tipe tumbuh : tegak; Batang : Panjang duri : 2 – 3 cm, Bentuk batang : gilig,Bentuk percabangan : melengkung keatas, Keberadaan duri : ada; Daun : Panjang helai daun : 6 – 9 cm, Lebarhelai daun : 3 – 5 cm, Rasio panjang/lebar : 2 – 1,8, Bentuk ujung helai daun : acuminate, Pewarnaan anthosianinpada daun muda : hijau kekuning-kuningan, Lekukan daun : ada, Gelombang pada tepi daun : ada; Bunga :Kebiasaan (tipe) berbunga : musiman, Bentuk bunga : seperti lonceng, Warna bunga : putih, Jumlah bunga pertandan : 8 – 10 buah; Buah : Panjang : 5,3 – 5,8 cm, Diameter : 5,9 – 6,8 cm, Jumlah juring per buah : 10 – 13septa, Jumlah biji per buah : 6 – 9 biji, Bentuk buah : bulat agak gepeng, Warna kulit buah masak : hijaukekuningan, Warna daging buah : orange cerah, Rangkaian bakal buah : tersusun dalam tandan (dompolan),Kekerasan permukaan buah : agak lembek, Tingkat kemengkilatan kulit buah : mengkilat, Kulit buah : tipis; Biji :P anjang : 0,8 – 1,16 cm, Lebar : 0,38 – 0,46 cm, Warna luar biji : putih, Permukaan biji : kasar, Keterangan : SKMentan No. 862/Kpts/TP.240/11/1998.BERITA RESMI PVTPendaftaran Varietas LokalNo. Publikasi : 008/BR/PVL/1/2007Pemerintah Kabupaten BanjarTgl. Publikasi : 29 Januari 2007Yayat Hidayat H., Hamidah, M. Syarbaini, Sri Setyasno (BPSBTPH Kal.Sel)dan Surachmat KusumoKec. Sei Tabuk 120.674 phn, Kec. Martapura Timur 5.180 phn, Kec.Martapura Barat 41.250 phn, Kec. Astambul 358.500 phn, Kec. Karang Intan6.728 phn, Kec. Sei Pinang 14.500 phn, Kec. Pengaron 25.000 phn, Kec.Matraman 49.310 phn, Kec. Simpang Empat 87.900 phn.
Nama Umum Spesies : Pisang KepokNama Genus, Spesies, Author(s) : Musa acuminata CollaNama Varietas : ManurunNo.
Tanaman : Tinggi tanaman : 3,0 – 4,5 m; Batang : Warna batang : hijau tua, Lingkarbatang : 95 – 105 cm; Daun : Bentuk daun : jorong memanjang, ujung tumpul, Kedudukan daun : 45 derajat,Panjang daun : 285 – 295 cm, Lebar daun : ujung 88 cm, tengah 92 cm, pangkal 63 cm, Warna daun : atas hijautua, bawah hijau bertepung, Warna pelepah daun : coklat; Bunga : Umur berbunga : 15 – 16 bulan hst, Warnabunga : lemma bening, palea krem, putik putih, benang sari krem, Warna jantung : merah hati; Tandan buah :Jumlah sisir pada tandan buah : 10 sisir (8-12 sisir), Panjang tangkai tandan buah : 16 cm, Panjang tandan buah: 80 cm, Panjang internode tandan buah : 5-8 cm, Lebar tandan buah : 40 cm, Bentuk tandan buah : membulatdengan ujung tumpul; Buah : Jumlah buah per sisir : 12 – 22 buah, Bentuk buah : bersegi dengan ujung tumpul,Jumlah buah pada sisir ketiga : 20 biji, Panjang buah : 13,5-15,5 cm, Panjang tangkai buah : 3 cm, Lebar buah :3,5-3,85 cm, Ketebalan kulit buah : 0,30-0,43 cm, Warna kulit buah : muda hijau, tua kuning, Warna daging buah: muda putih, Warna buah masak : orange agak putih; Sifat-sifat khusus : Rasa buah : manis, Ketahanan terhadap hama : kurang tahan penggulung daun (Yayat Hidayat H., M. Syarbaini, Andriani, Faturrahman, Sri Setyasno, TriSusanto, EPH. Ahyani (BPSBTPH Kal.Sel) dan Surachmat KusumoKec. Kertak Hanyar 7.000 phn, Kec. Sei Tabuk 4.913 phn, Kec. MartapuraTimur 9.600 phn, Kec. Astambul 11.000 phn, Kec. Karang Intan 75.000 phn,Kec. Sei Pinang 508.000 phn, Kec. Pengaron 442.400 phn, Kec. SambungMakmur 437.000 phn, Kec. Mataraman 5.123 phn, Kec. Simpang Empat191.600 phn.terhadap hama : kurang tahan penggulung daun (Erionata thrax), Ketahanan terhadap penyakit : kurang tahanlayu Fussarium sp. Keterangan : SK Mentan No. 498/Kpts/TP.240/10/2000.

Nama Umum Spesies : RambutanNama Genus, Spesies, Author(s) : Nephelium lappaceaum L.Nama Varietas : Zainal MahangNo.

Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan(mulai muncul) : dekat dengan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : horizontal kemudianmelengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 6,0 – 9,0 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : menyerupai payung,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 8 – 11 m, Keadaan batang : kasar, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah : hijau keputihan, Bentuk daun muda : panjang persegi;Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, ujung melengkung ke bawah, Panjang daun : 10-20 cm, lebar8-11,5 cm, Bentuk daun : panjang persegi, Ujung daun : meruncing; Bunga : Keadaan bunga : bulat kecilbergerombol dalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : hijau kekuningan, Warna benang sari :hijau kekuningan, Rangkaian bunga : keatas, Bentuk buah : bulat telur, Warna buah : merah tua, Warna rambut :merah tua; Buah Tua : Sifat buah : ngelotok, daging buah tidak lengket pada biji, Berat buah per biji : 69,3 gr,Ketebalan kulit : 0,2 cm, Bentuk buah : bulat telur, Warna kulit buah : merah tua, Bentuk biji : bulat telur sempit, Ketebalan daging buah : 0,4 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, Warna daging buah : putih susu, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 70-140 kg per tahun; Keterangan : SK Mentan No. 460/Kpts/PD.210/9/2003.Ketebalan daging buah : 0,4 cm, Keadaan daging : agak kenyal, Rasa daging : manis, Warna daging buah : putihsusu, Tekstur daging buah : halus, Aroma daging buah : tidak menyengat, Hasil perpohon : 70-140 kg per tahun

Nama Umum Spesies : LangsatNama Genus, Spesies, Author(s) : Lansium domesticumNama Varietas : Tanjung B-1No

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : kecoklatan, Percabangan (mulai muncul) :3 dari permukaan tanah, Kerapatan cabang : sedang, Posisi cabang : melengkung ke atas, Tinggi pohon dewasa : 15 m,Keadaan kanopi (mahkota daun) : menjulang, Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 6 m, Keadaan batang : kasar/berlekuk,Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau terang, Warna daun : hijau kuning bawah, hijau terang atas,Bentuk daun muda : oval, Tepi daun : rata, ujung daun runcing; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, Ukurandaun : p. 13,0-16 cm, l. 6,1-7,5 cm, Panjang tangkai daun : 0,4-0,5 cm, Permukaan daun : atas mengkilat, bawah kasar,Panjang tangkai daun 1,5 cm; Bunga : Keadaan bunga : bergerombol dalam tandan, Bentuk bunga : seperti mangkuk, Warnamahkota bunga : putih kusam, Warna benang sari : putih, Panjang tangkai bunga : 0,4-0,6 cm, Jumlah bunga per tandan : 18-28 kuntum, Jumlah buah per tandan : 18-29 buah, Bentuk buah : lonjong, Warna buah : kuning kusam, Ukuran buah : tinggi 4-4,7 cm, diameter 3-3,7 cm, Panjang tangkai buah : 16-20 cm; Buah Tua : Sifat buah: dipencet tidak pecah,Warna buah masak: kuning kusam, Ketebalan kulit : 1-1,2 mm, Jumlah juring per buah : 5 juring, Berat buah per biji : 22,3-29,3 gr, Warna daging buah : putih bening, Tekstur daging buah : halus, Rasa : manis, Aroma : tidak ada, Jumlah biji per buah : 0-1 biji, Bentuk biji : pipih dan lonjong, Kandungan air : 80%, Kadar gula : 13,2 brix, Kandungan asam : 2,8 ml KOH/asam, Kadar vitamin C : 0,0004 mg, Serat kasar : 2%, Kandungan karbohidrat : 0,4%, Kandungan protein : 3%, Hasil perpohon : 125-150 kg/pohon/tahun; Keterangan : SK Mentan No. 490/Kpts/SR.120/12/2005.kuning kusam, Ketebalan kulit : 1-1,2 mm, Jumlah juring per buah : 5 juring, Berat buah per biji : 22,3-29,3 gr, Warna dagingbuah : putih bening, Tekstur daging buah : halus, Rasa : manis, Aroma : tidak ada, Jumlah biji per buah : 0-1 biji, Bentuk biji :pipih dan lonjong, Kandungan air : 80%, Kadar gula : 13,2 brix, Kandungan asam : 2,8 ml KOH/asam, Kadar vitamin C : 0,0004mg, Serat kasar : 2%, Kandungan karbohidrat : 0,4%, Kandungan protein : 3%, Hasil perpohon : 125-150 kg/pohon/tahun;Keterangan : SK Mentan No. 490/Kpts/SR.120/12/2005.Erma Budiyanto, Tri Susanto Eko P., Hj. Rizlatun Maidah, H.M. Syarbaini,Andriani, Sodik, Habibah, A. Hidayat, Rofiq Arliansyah (BPSBTPH).Kec. Tanjung, Kec. KeluaJumlah total 4500 pohon
Nama Umum Spesies : Mangga KuiniNama Genus, Spesies, Author(s) : Mangifera indica L.Nama Varietas : Anjir BatolaNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Percabangan : sedang, Kedudukan cabang : seperti payung; Batang : Bentukbatang : gilik kulit pecah-pecah, Warna batang : kecoklatan, Daun : Letak daun : pad a tangkai daun, Letak tangkai daun :menempel pada cabang muda, Bentuk dasar daun : acute, Bentuk ujung daun : runcing (attenuate), Bentuk daun secaramendatar : melengkung, Lekukan daun : ada, Lekukan pada garis daun : ada, Relief daun permukaan atas : ada, Bentuk daun: jorong, Warna daun : muda merah ungu, tua hijau tua, Warna tulang daun : hijau kekuningan, Antosianin pada daun muda :ada, Corak warna antosianin pada daun muda : merah ungu, Intensitas warna antosianin pada daun muda : gelap; Bunga : Letak rangkaian bunga : ujung ranting (dompolan), Warna bunga : mahkota putih, bagian tengah merah hati, Bentuk bunga :kerucut; Malai : warna malai : merah hati; Buah : Jumlah buah per malai : 3-5 buah, Jumlah buah per pohon : 600-700 buah,Panjang buah matang : 11 cm, Lebar buah matang : 6,8 cm, Diameter tangkai buah : 0,2 cm, Diameter buah : 8,2 cm, Beratbuah : 456,7 gr, Warna buah : pangkal kuning, lainnya hijau, Bentuk buah muda : lonjong, ujung berparuh, Bentuk melintang buah : elips luas, Bentuk buah matang : lonjong, Kerapatan lentisel pada buah matang : agak jarang, Ketebalan kulit : 0,2cm, Permukaan kulit buah : agak licin, Ketebalan daging buah : sedang, Kedalaman tangkai buah : sedang, Tekstur daging buah : agak berserat, Ada tidaknya tangkai buah : ada, Warna daging buah : kuning orange, Keadaan leher buah : ada; buah : elips luas, Bentuk buah matang : lonjong, Kerapatan lentisel pada buah matang : agak jarang, Ketebalan kulit : 0,2cm,Permukaan kulit buah : agak licin, Ketebalan daging buah : sedang, Kedalaman tangkai buah : sedang, Tekstur daging buah :agak berserat, Ada tidaknya tangkai buah : ada, Warna daging buah : kuning orange, Keadaan leher buah : ada; Biji : Teksturserat : halus, Ketebalan endocarp : 0,2cm, Bentuk biji : kecil lonjong pipih, Panjang biji : 8,6 cm, Lebar bji : 5,7 cm, Tebal biji :4,9 cm; Sifat khusus : Rasa buah : manis, Bagian yang bisa dimakan : 55-70%, Kadar gula : 11,55 %, Kandungan serat kasar :2,55%, Vitamin C : 0,03%, Aroma : harum; Keterangan : SK Mentan No. 413/Kpts/TP.240/7/2002.Tgl. Publikasi : 29 Januari 2007Y. Hidayat H., M. Syarbaini, Hj. Rizlatun M., Helwian Noor, Andriani, TriSusanto, Yuyun Rahmawati, Agus Mahyudin, H. Ahyani, Habibah(BPSBTPH).Pemerintah Kabupaten Barito KualaKec. Anjir Muara, Kec. PasarJumlah total 1500 pohon
Nama Umum Spesies : DukuNama Genus, Spesies, Author(s) : Lansium domesticumNama Varietas : Padang BatungNo.

Deskripsi Tanaman : Keadaan Tanaman : Batang (pohon) : lurus, Warna batang : coklat abu-abu,Percabangan (mulai muncul) : 3 meter dari permukaan tanah, Kerapatan cabang : rapat, Posisi cabang :horizontal dengan ujung keatas, Tinggi pohon dewasa : 15 m, Keadaan kanopi (mahkota daun) : piramid tumpul,Diameter kanopi daun tanaman dewasa : 16 m, Keadaan batang : kasar/berlekuk, Bentuk batang : gilik; Daun Muda : Warna daun atas : hijau tua, Warna daun bawah: hijau kekuningan, Bentuk daun muda : oblong ujungruncing; Keadaan Daun Tua : Kedudukan daun : mendatar, Panjang daun : 15-24,5 cm, lebar 9-11,5 cm, Bentukdaun : oblong ujung runcing, Ujung daun : meruncing, Panjang tangkai daun : 1,5 cm; Bunga : Keadaan bunga :bergerombol dalam tandan, Bentuk bunga : bulat, Warna mahkota bunga : kuning, Warna benang sari : putih,Jumlah bunga per tandan : 25-30 kuntum, Jumlah buah per tandan : 23-38 buah, Bentuk buah : bulat, Warnabuah : kuning; Buah Tua : Sifat buah : dipencet mudah pecah, Warna buah masak : kuning, Ketebalan kulit : 1-2mm, Jumlah juring per buah : 5 juring, Ukuran buah : P. 2,9-4,1 cm, L. 2,5-3,7 cm, Bentuk biji : pipih, Jumlah biji sempurna : 1-2 biji, Ketebalan daging buah : 0,2 cm, Keadaan daging : kering, Rasa daging : manis, Warna daging buah : bening, Tekstur daging buah : kenyal, Aroma daging buah : lembut, Kadar gula : 8,87 brix, Hasil perpohon : 300-500 kg/pohon/tahun; Keterangan : SK Mentan No. 360/Kpts/LB.240/6/2004.sempurna : 1-2 biji, Ketebalan daging buah : 0,2 cm, Keadaan daging : kering, Rasa daging : manis, Warnadaging buah : bening, Tekstur daging buah : kenyal, Aroma daging buah : lembut, Kadar gula : 8,87 brix, Hasilperpohon : 300-500 kg/pohon/tahun
(diambil dari situs diinternet)

23 Tanggapan

  1. suatu kejadian saat ulun balik lagi kejawa imbah lebaran dan membawa oleh2 buah2an seperti diatas dan beberapa yang lain lagi yang aneh2 alias buah hutan, temen2 yang tinggal dijawa dan belum pernah liat buah tersebut pada bingung, ini buah apaan sih kok belum pernah lihat….setelah ulun padahkan lalu buhannya mengerti….kalimantan ternyata kaya sekali ya….ulun bangga jadu urang kalimantan
    tambahn buah buat mang udin.
    1. buah tu’u alias buah rotan
    2. buah langsat
    3. buah tiwadak
    4. buah rambay
    5. buah putaran
    6. buah kulipisan
    7. buah binjay

  2. Bujur jar pian, mari kita lestarikan gasan anak cucu kita. Paling tidak inya tahu wan buah2an khas Kalsel. Kalau bisa lengkapi jua informasinya barangkali ada khasiatnya buat kesehatan/pengobatan.

  3. Halo, informasi yg bagus neh. Banyak buah khas Kalsel yg tidak mendapat tempat semestinya di hati masyarakat Kalsel itu sendiri. Miris hati ini mendengar pohon buah langka ditebang. Saya kerap menampung biji buah khas Kalsel, buat ditanam di rumah. Selain itu rekan di Eropa juga siap menampung untuk dikembangkan lg agar tidak terjadi kepunahan. Tp alangkah baiknya jika ad kesadaran masyarakat utk memelihara buah khas tsbt.

  4. ulun jua mulai mengumpukan biji-bijian buah khas banjar dan mulai membibitkanya . dan yang dicaripun sampai saat ini sangat sulit karena pohonya sudah jarang ditemui saat ini.

  5. om…
    tambah lagi buahnya nang pina anih lawan langka…
    kaya kuranji, dan lain-lain….

  6. wehhhhhhhhhhh… ini WEB yg ulun cari2 nah…. nice info …

    salut banar nah gasan amang nih….

    ulun minta izin nah.. boleh kah me republish artikel2 n info2 pian nih… ya dengan catatan ulun kada lupa me naruh asal data2 nya..

    terus terang salut banar nah lawan website pian nih…

    kerennnnnnnn

  7. umai lah pian.. langkap banar informasinya..
    batambah pulang ilmu…
    umpat maambil wan mamposting lagi di blog ulun lah…

    tarimakasih sabalumnya..

  8. Alhamdulillah, akhirnya ada juga yg memberikan info tentang buah langka kalsel. Buat info : saat ini saya ingin melakukan riset tentang buah2 tersebut..karena saya orang banjar jua, dan prihatin tentang kelangkaan buah2 yang ada ditempat kita

  9. buah kalsel aneh aneh……………? uih enak nah kayanya pengen pang ke kalsel

    • ya lebih baik kamu ke Kalsel biar bisa merasakan buah Kalsel sampai ke kalsel bisa saja aku temani

  10. Semoga masyakat kian sadar bahwa, kekayaan bumi kalsel satu persatu mulai menghilang, kalau bukan kita siapalagi yang peduli !

  11. coba di informasikan ke TRUBUS agar bisa dibudidayakan sehingga tidak terjadi kepunahan pada buah2an asli indonesia. jadi bisa ditanam di seluruh Indonesia. jangan-jangan nanti diakui buah dari malaisia lagi, kita kebobolan lagi.

  12. coba bantuin mas info ke sana ….tanks u

  13. Om, minta ijin copy gambar buah2 itu gasan dikisahkan ke anak bini nah…thanks

  14. Assalamualaikum wr wb. Salam kenal dari saya. Saya suka mengoleksi tanaman langka. Dimana saya bisa dapat biji buah lahung, katapi suntul dan papaken. Kebetulan dulu nyonya tinggal di Banjarmasin 9 tahun cuma dulu gak kepikir bawa bibitnya. Kalo ditanam dari biji bisa nggak?

    lagi musim buah apa sekarang? ..thanks

    • ditanam dari biji bisa aja, dan bijinya banyak aja dan mudah diperoleh, kok

      • masalahnya buah itu cuma ada di banjar kan? saya coba tanya teman2 disana mreka juga pada gak tau. Bisa tolong kirim bibit/bijinya nggak? nanti ongkos kirim kita ganti. ke rekening apa? atau ada no telp/hp yang bisa dihubungi kah?
        trims

      • nomor HP aku 0811503814

  15. saya ingin mendapatkan bibit/biji Gitaan/tampirik asal
    banjarmasin/kalsel, mhn bantuannya utk
    dpt mengirimkan bibitnya/bijinya, nanti ongkos kirim
    kita ganti,tlng di sms no rek, atau kasih info lewat
    no hp saya : 0812 942 7431( nababan -bekasi).
    Trims.

  16. sekedar info, bila ada yg sdh koleksi bibit buah kalimantan dpt kita barter dgn tanaman koleksi kami
    yg juga tergolong langka atau utk menambah koleksi
    al : Red/black Plum, White/Black/ Mamey sapote, Zaitun, Pejibaye, Baobab, pear coklat, manggis putih,
    Mangga mahatir, Lidah Buaya Varigeata, makadamia,
    Kiwi dll.
    Info selanjutnya/ sms : 0812 942 7431( nababan)
    Lokasi kami ada di Bekasi – Jabar.
    Trims.

Tinggalkan Balasan