Posted on September 21, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin, 4/10-2008, Dentuman meriam bambu dengan bunyi menggelar kini hampir tak terdengar lagi di kawasan perkotaan Kalimantan Selatan (Kalsel) saat bulan Ramadhan seperti sekarang.
Kebiasaan perang-perangan dentuman meriam bambu oleh kawula muda yang dulu mewarnai Ramadhan di perkotaan Kalsel, mulai ditinggalkan.
Namun suara bising tidaklah hilang sama sekali karena dentuman meriam bambu [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: Add new tag, budaya ramadhan, kalsel, meriam bambu | 2 Komentar »
Posted on September 18, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin, 17/9 (ANTARA)- Sekelompok anak muda menyalakan obor terbuat dari minyak tanah sambil bercanda ria di tengah suasana kampung yang terang benderang sambil menggelolarkan budaya Badadamaran di malam bulan Ramadhan.
Sesekali mereka bersuara agak kencang dengan kata-kata “kalah kampung di hulu, kalah kampung di hilir, manang kampung tengah,” seakan menandakan bahwa [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: Add new tag, badadamaran, budaya, ramadhan | Leave a Comment »
Posted on September 3, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,2/9 (ANTARA)- Mulyadi seorang usahawan pertambangan di Kalimantan Selatan (Kalsel) hilir mudik di kawasan Pasar Wadai Ramadhan (Ramadhan Cake Fair) di Jalan Sudirman tepatnya dipinggiran Sungai Martapura Banjarmasin,
Sesekali ia berucap “dimana ya langganan saya membeli kue (penganan) amparan tatak yang enak dan lezat, di pasar wadai ini.”
Mulyadi yang beserta [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: kuliner, pasar wadai, ramadhan | Leave a Comment »
Posted on Agustus 31, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
“Bagarakan sahur” merupakan aktivitas sekelompok pemuda Kalimantan Selatan yang bangun di tengah malam selama bulan puasa dengan tujuan membangunkan kaum muslim untuk makan sahur.
Tidak ada catatan yang menyebutkan awal bagarakan sahur dilakukan di daratan Kalimantan Selatan yang didominasi suku Melayu Banjar itu.
Tetapi di kalangan masyarakat tertanam pengertian bahwa budaya itu bagian dari kehidupan [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: bagarakan, budaya kalsel, makan sahur | Leave a Comment »
Posted on Agustus 31, 2008 by hasanzainuddin
Aku berada di Tembilahan
Oleh Hasan Zainuddin
Sekelompok warga bergerombol dan sambil berjongkok menikmati masakan suku Banjar, Laksa di salah sebuah kedai (warung) makanan di tengah kota Tembilahan, ibukota Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau, Pulau Sumatera.
Sementara beberapa wanita nengenakan jilbab berpakaian kemeja panjang mententeng kresek pelastik berisikan kue khas suku Banjar pula seperti kraraban, untuk-untuk, gambung, gegatas, [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: komunitas, mengungkap keberadaan, suku banjar, tembilahan | 48 Komentar »
Posted on Agustus 31, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,15/6 (ANTARA)- Sebagai seorang warga Banjarmasin tak ada yang pantas diucapkan, kecuali malu, setelah mendengar pengumuman pemerintah melalui Wakil Presiden Yusuf Kalla tentang penghargaan Adipura do hotel Shangrela Jakarta (12/6) lalu.
Bagaimana tidak merasa malu kalau dikatakan kota Banjarmasin yang dijuluki kota “bungas” (cantik) itu dinobatkan sebagai kota terkotor di Indonesia setelah Tangerang.
”Gelar kota [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: banjarmasin, kota terkotor, tertawai | Leave a Comment »
Posted on Agustus 18, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Gema takbir dan tahmid berkumandang dengan bersahut-sahutan di antara dua surau diiringi pukulan bedug bertalu-talu menandakan hari itu hari itu sebagai Hari Raya Idul Fitri.
“Maaf lahir dan bathin”. Kalimat pendek itu biasanya terdengar dari mulut orang desa Galumbang Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan kawasan kaki pegunungan Meratus yang merupakan daerah pedalaman Propinsi Kalimantan Selatan [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: kue, lebaran, tradisional | Leave a Comment »
Posted on Agustus 7, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin, 7/8 (ANTARA)- Pemanfaatan lahan rawa untuk pertanian di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diperkirakan telah terjadi sejak zaman kerajaan Majapahit, abad ke-13 masehi ketika kerajaan tersebut melakukan perluasan pengaruhnya hingga ke Kalimantan khususnya wilayah pantai selatan pulau tersebut.
Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, Prof. Ir HM Rasmadi, MS mengatakan, [...]
DIarsipkan di bawah: budaya | Ditandai: banjar, lokal, rawa | 4 Komentar »
Posted on April 12, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,3/4 (ANTARA)- Deretan jamban (bangunan kecil tempat buang tinja langsung ke sungai) merupakan pemandangan biasa di Kota Banjarmasin, dianggap tak masalah karena keberadaan jamban sudah ada secara turun temurun.
Membuang limbah rumah tangga ke sungai juga dianggap biasa di dalam masyarakat kota seribu sungai itu. Sungai dijadikan urat nadi kehidupan, sebagai tempat tinggal, [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya, kesehatan | Ditandai: banjarmasin, sungai, tinja | Leave a Comment »
Posted on Maret 30, 2008 by hasanzainuddin
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,30/3 (ANTARA)- Sebuah desa yang tadinya termasuk wilayah yang sunyi senyap seketika menjadi hiruk-pikuk dengan didatangi banyak orang, bukan saja berasal dari warga masyarakat sekitar desa itu tapi tak sedikit warga yang berasal dari kota-kota besar.
Bukan hanya rakyat jelata yang berada dikumpulan banyak orang itu, bisa jadi di sana ada [...]
DIarsipkan di bawah: Sosial, budaya | Ditandai: digelar, kalsel, mauludan rasul | 1 Komentar »