Kuliner khas Banjar

kedaikedai-terapung warung kuliner terapung di atas air di kota Banjarmasin

warung-warung kuliner

Bagi anda berkunjung ke Banjarmasin lalu ingin menikmati berbagai masakan khas Banjar, inilah beberapa lokasi yang seingat penulis untuk bisa dikunjungi.
- seperti longtong Banjar yang paling dikenal adalah lontong orari terletak di Jalan Pahlawan atau Kampung Melayu Banjarmasin, serta beberapa lokasi lain dipinggir jalan.
- Soto Banjar juga menyebar di mana-mana tetapi paling dikenal adalah Soto Yana Yani Sungai Jingah, atau soto Bang Amat dan soto Bawah Jembatan Banua Anyar. Soto Banjar yang juga enak sambil menikmati di atas sungai berada di tengah Pasar Terapung.
- Makanan karih kambing terkenal adalah warung Mami Pasar Ujung Murung serta beberapa tempat lain.
- Itik Panggang juga menyebar dimana-mana tetapi paling banyak dikunjungi warung Ma Haji pertigaan Jalan Jati.
- Masakan laksa, serabi, lupis, dan kue 41 macam bisa dinikamati di beberapa lokasi pasar ahad Kertak Hanyar.
- Sementara masakan Banjar secara umum, atau paling lengkap ada gangan waluh, sambal acan, papuyu dan haruan baubar, urap iwak bapais, iwak basanga adalah warung Idah Jalan S Parman, Warung Kaganangan dan Cendrawasih di Kertak Baru, warung Sederhana Pelabuhan Trisakti dan beberapa lokasi lainnya.
-lokasi lain selain di Banjarmasin juga terdapat di beberapa lokasi di kota-kota Kalsel, kalau menyusuri jalan trans Kalimantan arah Kaltim maka akan ketemu di sentra warung makan masakan Banjar di Pulau Pinang, Binuang, atau Tambarangan.

NAMA-NAMA MASAKAN BANJAR
————————

Sulit bagi seseorang untuk mencatat jenis masakan khas Banjar, karena terlalu banyak selain itu masakan khas juga terdapat di anak suku seperti anak suku Banjar yang berasal dari Alabio, Amuntai, Tanjung, Paringin. Negara, Kandangan, Rantau, Martapura dan daerah lainnya.
Seingat penulis sajalah masakan Banjar, antara lain, laksa, lontong, katupat kandangan, karih, nasi kuning, masak habang, masak kuning, opor putih, opor habang, opor kuning, iwak bapais, garih batanak,gangan lamak, papuyu baubar, papuyu basanga, haruan baubar, mandai, paisan pipih, paisan patin, paisan baung, saluang basanga, gangan waluh, gangan karuh, haruan masak kecap, gangan nangka, gangan pisang, gangan humbut, gangan rabung, bistik, gangan gadang pisang, gangan haliling, gangan katuyung, gangan kaladi, luncar kaladi, lumbu kaladi bapais, urap, lodeh nangka, kulit nangka bajaruk, jaruk tarap, paisan wadi haruan, paisan wadi sapat, wadi basanga, pakasam bapais, pakasam basanga, iwak bakukus, kalangkala bakulu, jaruk kalangkala, jambu biji bacampur santan, tarung babanam basantan, tarung batanak, using-using kangkung, using-using tarung hintalu, using-using hundang papai, daging sanggingan, karih daging, sop buntut, rawon, jaruk kulit pisang, kembang tigaron bajaruk, gangan asam dan banyak lagi nang lainnya.

KALAU NAMA WADAI DIKENAL 41 MACAM
———————————
Antara lain nama wadai (penganan/kue), bingka, bingka barandam, kararaban, kikicak, bulungan hayam, kelalapon, cingkarok batu, wajik, apam, undi-undi, untuk-untuk, sarimuka, wadai balapis, cincin, cucur, lamang, cakodok, gaguduh, ronde, ilat sapi, garigit, sasagun, lupis, pais pisang, hintalu karuang, wadai satu, gincil, katupat balamak, bubur sagu, serabi, putri salat, patah, pais sagu, pais waluh,dadar gulung, agar-agar habang, wadai gayam, amparan tatak, sarikaya, dan lainnya masih banyak lagi

cincin   perkedel     kraraban      kekicak

kelepon     agar2    bubur sagu    lupis

apam habang   apam putih      serabi     bingka

dadar     gaguduh    limping    pais

wajik  bingkabarandam     amparantatak

lamang      lapiskakao   rangkasusun

puterisalat     saripangantin  sarimuka

ipau     pare       onde2         gagatas

kraraban sagu   Donat banjarapam parangge

puteri salat roti pisang

pupudak   Cucur lakatan bahinti

kue untuk-untukulin2  gumpal

kue putu upak wadai sagu lalampar  agar2 gula habang Putu mayang habang

lapat lakatan   topi baja      slada gumbili

serabi balungan hayam  wajik

Jagung pipilan bajarang bacampur niur anum baparut

Tapai Lakatan

tapai-gumbili tapai gumbili

ANEKA BUBUR

———————

WARUNG KULINER MARTAPURA LESTARIKAN KUE TRADIONAL SUKU BANJAR
Banjarmasin,18/8 (ANTARA)- Beberapa buah warung kuliner di Kota Martapura, Ibukota Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dinilai berhasil melestarikan penganan atau kue tradisional suku Banjar.
” Di warung kami tersedia sedikitnya 41 macam kue tradisional, dan sebagian lagi kue tersebut dinilai sudah mulai punah,”kata Hj Inun pemilik warung kembar dua atau warung 41 di Desa Kraton, Martapura, kepada pers di warungnya, Senin.
Warung kembar dua memang dikenal luas sebagai warung kue tradisional suku Banjar yang ada di martapura, dan setiap hari selalu saja dpenuhi pengunjung, bukan saja dari Martapura tetapoi juga datang dari Kota Banjarmasin, kota-kota lain di Kalsel.


Bahkan warung yang dikelola sejak tahun 1993 ini menjadi objek kunjungan wisatawan yang datang ke wilayah ini, sehingga keberadaan warung ini kian populer saja, apalagi seringkali pejabat dari Banjarmasin dan juga jakarta yang datang ke Kalsel selalu dibawa pula ke warung sederhana ini.
Menurut Hj Ainun, warung ini tadinya hanya menjual makanan khas kota Martapura, yakni supo bubur kacang hijau, yaitu menu yang terdiri dari ketupat yang diberi kuah sop ayam dengan campuran kacang hijau.

Tetapi karena begitu banyaknya permintaan akan kue tradisional lain, maka dijual pula aneka kue tradisional khas suku Banjar,m seperti bingka, kelapon, kikicak, cangkarok, wajik, lamang, kraraban, sarimuka, cucur, untuk-untuk, bubur randang, bulungan ayam, kulak pisang, kakoleh, puracit, lupis, putu mayang, babbongko, serabi, dan kua lainnya.
Sementara makanan, selain ada nasi kuning, juga ada katupat balamak, lontong Banjar, nasi kaboli, nasi balamak, dan bubur ayam.
Menurut Hj Ainun, kue-kue yang dijual itu sebagian besar adalah buatan perajin yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
“Terdapat sekitar 30 orang pembuat kue, yang setiap hari menitipkan kue untuk dijualkan di warung yang ia kelola , dan alhamdulillah, kesejahteraan perajin kue itu kian membaik setelah warung ini kian banyak dikunjungi orang,” kata Hj Ainun didampingi dua orang putri kembarnya.
Warung tersebut buka mulai pagi hari dan biasanya pada sore hari tutup lantaran kue-kue itu habis dibeli orang.
Menurutnya, warung miliknya itu selain melayani pembeli yang makan minum di warung itu juga bersedia memenuhi pesanan, seperti pesanan pengelola hotel dan restauran, pengelola kunjungan wisatawan, bahkan untuk acara kenduri atau acara selamatan yang memerlukan kue-kue tradisional sebagai persyaratan acara kenduri.
“Kami sering membuat aneka kue tradisional yang dianggap bernilai magis, untuk upacara keagamaan, seperti lamang, cucur, wajik, bubur habang, apem, dan kue khas  lainnya,” katanya.
Berdasarkan keterangan di Kota Martapura, bukan hanya warung kembar ini yang menjual kue-kue tradisional suku Banjar, tetapi terdapat  beberapa buah lagi, seperti di Cempaka, atau di Kota Martapuranya, tetapi yang dikenal hanyalah warung kembar ini saja.

Jaring (jengkol) rebus dibubuhi tahi lala, juga makanan yang cukup di suka di kalangan warga Banjar  di Kalsel

Aneka jenis masakan

—————————-

Lapatlontong  laksa

Pundut nasi

Putu Mayang  nasi samin

udang papai      hintalu masak habang

kambing masak habang      kare ayam

Gangan asam        ayam masak habang

sambal goreng ati    tetelan kambing

Jeroan ayam masak kacang       kare kambing

sop ayam   parut ayam

tetelan kambing  kare ayam

ayam masak habang            opor tarung

udang asam manis


MANDAI
——
Bagi orang lain mungkin merasa aneh melihat jenis makanan kesukaan sebagian masyarakat suku Banjar yang tinggal di Kalsel, yaitu kulit tiwadak (cempedak) yang disebut mandai.
Mandai adalah kulit cempedak yang menjadi makanan setelah melalui proses permentasi, caranya kulit cempedak yang sudah masak atau matang setelah dikupas bagian kulit berdurinya lalu dibersihkan kemudian dibubuhi garam secukupnya kemudian dipermentasi (diperan) ditempat tertutup seperti belanga, stoples, atau tempat apa saja.
Setelah proses  pemeraman maka kulit cempedak yang sudah menjadi mandai menjadi lunak maka siap dimasak menjadi makanan teman makan nasi.

mandai.jpg
Terserah maunya, mau digulai, mau dipepes, atau hanya digoreng dengan minyak tapi tak sedikit menggoreng mandai dengan mentega setelah diberi bumbu secukupnya, khususnya bumbu bawang sedikit terasi dan irisan cabe besar atau cabe rawit, bahkan ada yang dikasih bumbu penyedap seperti ajinomoto.
Mandai yang digoreng paling banyak dimininati dan terdepat banyak di warung dan kesukaan warga karena dinilai selain enak juga mengkonsumsi mandai bisa membangkitkan selera makan lantaran ada perasaraan asam dan gurih.
MANDAI DARI KULIT  TIWADAK (CEMPEDAK)

Cempedak termasuk dalam keluarga nangka. Varietas-varietas unggul nangka yang ditanam di Indonesia yaitu: nangka bilulang/nangka celeng, nangka cempedak, nangka dulang, nangka kandel, nangka kunir, nangka merah, nangka salak, nangka mini, dan nangka misin.
Tanaman yang dalam bahasa latin disebut Arocarpus champeden Lour ini mudah tumbuh di dataran mana saja, dan tidak begitu memerlukan perawatan yang rumit.

jualan mandai (foto Yanni Makie)

Lauk pengganti
Cempedak atau tiwadak ini banyak di pakai masyarakat Banjar baik yang mentah maupun yang masak. Yang mentah dijadikan sayur sedangkan yang masak diambil biji buahnya untuk di buat penganan berupa goreng-gorengan, seperti pisang goreng.
Pada musim air pasang pada umumnya masyarakat Banjar mencari ikan dengan cara memancing atau meringgi, tetapi pada musim kemarau tiba masyarakat kesulitan mencari ikan karena airnya surut dan asin.
Pada saat sulit seperti inilah timbul gagasan untuk membuat kulit cempedak menjadi lauk sebagai pengganti ikan. Pembuatannya dengan cara kulit cempedak dikupas, dicuci bersih lalu direndam dengan air garam agar awet dan tahan lama. Asinan kulit cempedak inilah yang diberi nama mandai atau dami.
Mulai saat itu jadilah mandai sebagai tambahan lauk masyarakat Banjar sampai saat ini.
Untuk memperlezat mandai, dapat ditambahkan bahan bahan lain seperti: udang, daging, telur dan bahan lainnya. Variasi pengolahan akan memperlezat penganan berbahan mandai ini.
Bagaimana dengan kandungan gizinya? Ini sering menjadi bahan candaan bahwa makan mandai sama dengan makan sampah. Ternyata setelah diteliti, kulit cempedak banyak mengandung zat-zat gizi yaitu: per 100 gr daging mandai mengandung

E     16  Kal
P     3   gr
L     0,4 gr
Ca    20  mg
P     30  mg
Fe    1,5 mg
Vit A 200 Si
Vit C,15

Jaruk tarap.

Jaruk tarap hampir menyerupai mandai, tetapi diolah dari buah tarap, buah khas Kalimantan,  caranya buah tarap yang mentah setelah dikupas kulitnya lalu direbus, tapi cara merebusnya tidak terlalu matang, kemudian ditiriskan dan didiamkan selama sehari.

setelah itu dibubuhi garam secukupnya kemudian dipermentasi beberapa hari, maka jaruk tarap siap dimasak, baik digoreng begitu saja atau ditumis (dioseng) terserah selera.

jaruk-tigarun Jaruk kembang pohon tigarun

sebagai sayuran, makanan khas Banjar

KATUPAT KANDANGAN

—————————

Masakan Katupat Kandangan, adalah makanan khas Kalsel yang berasal dari Kota Kandangan Kabupaten Hulu sungai Selatan (HSS).

Bagi lidah orang Banjar, katupat kandangan merupakan makanan disukai, terutama untuk sarapan pagi makanya warung makanan Katupat Kandangan menyebar dimanha-mana baik di kota Banjarmasin sendiri, maupun di kota asal masakan tersebut yakni Kandangan.

Di Banjarmasin, warung Ketupat Kandangan bisa dijumpai di sekitar jalan Pangeran Antasari (Jalan Jati) di sini warung yang menjual makanan khas ini ada yang buka siang hari tetapi yang peling banyak buka malam hari.

Selain di Jalan Jati, warung katupat kandangan juga ada di Jalan Pasar Lama, jalan S Parman, jalan teluk Dalam, Jalan A Yani dan beberapa tempat lainnya.,

Sementara di kota Kandangan terdapat sentra warung ketupat kandangan yang dibuka siang dan malam, baik untuk memenuhi permintaan masyarakat Kandangan sendiri tetapi yang lebih khusus untuk memberikan pelayanan kepada penumpang angkutan antar kota dalam propinsi atau penumpang angkutan bus besar antar kota antar propinsi mengingat  kota ini dilintasi jalan trans Kalimantan.
Bagi orang Kandangan  menyantap makanan ini harus menggunakan tangan, karena kalau menggunekan sendok dinilai kurang lezat, sementara bagi warga lainnya tetap menggunakan sendok.

Ciri makanan ini adalah ketupat yang dibelah-belah lalu disajikan ke dalam piring atau mangkok baru diberi kuah yang terbuat dari air santan yang kental, serta harus menggunakan lauk ikan haruan (gabus) baik kepala, ekor, atau daging tengah, atau jeruan ikan (parut dicampur telur ikan haruan).

Katupat kandangan

Lauk lain yang bisa digunakan hanyalah telur ayam atau telur itik.
Bahan :
* 6 buah ketupat, dipotong-potong
* 750 gram ikan gabus segar, dibuang kepalanya
* 1 sendok teh asam jawa
* 1 sendok teh garam
* 1 sendok teh air jeruk nipis
* 5 lembar daun jeruk, disobek-sobek
* 2 batang serai, dimemarkan
* 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa
* 6 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
* 10 butir bawang merah
* 4 siung bawang putih
* 3 butir kemiri
* 1/2 sendok teh ketumbar
* 1 cm jahe
* 3 cm kunyit
* 1/4 sendok teh merica
* 1/2 sendok teh terasi
* 4 3/4 sendok teh garam
* 1 cm lengkuas
* 1/8 sendok teh jintan
* 2 sendok teh gula pasir

Bahan sambal :
* 5 buah cabai merah
* 2 buah cabai rawit
* 1/2 sendok teh terasi goreng
* 1 buah tomat
* 1/2 sendok teh garam
* 1/4 sendok teh merica
* 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
1. Lumuri ikan dengan asam jawa, garam, dan air jeruk nipis.
2. Diamkan 45 menit.
3. Panggang ikan di bara api sampai matang.
4. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai matang.
5. Tuang santan lalu didihkan.
6. Masukkan ikan gabus. Rebus sampai bumbu meresap.
7. Sajikan dengan ketupat.
8. Sambal, goreng cabai, terasi, bawang merah, dan tomat sampai harum.
9. Angkat lalu tambahkan garam, dan merica. Haluskan.
10. Sajikan dengan ketupat kandangan.

Lontong Banjar, adalah masakah khas masyarakat Kalsel yang selalu dicari-cari.
Lokasi penjualan makanan ini hampir merata dimana-mana baik di Banjarmasin  maupun di kota lain di Kalsel.;

Di Banjarmasin lokasi lontong paling dikenal lantaran paling banyak dikunjungi pendatang khususnya para artis ibukota adalah warung Lontong Orari yang terletak di Kampung melayu atau jalan Pahlawan Banjarmasin.
Lontong Banjar
Bahan :
Lontong
Masak habang
300 gram nangka muda
1 liter santan
2 sdt garam
2 sdm gula

Bumbu halus :
2 siung bawang putih
6 bawang merah
1 cm kunyit
1 cm laos

Cara membuat :
Rebus nangka hingga empuk, saring, buang airnya, sisihkan.
Gangan nangka:Masukan santan dalam panci, tambahkan bumbu halus dan nangka muda, tambahkan garam dan gula. Masak sampai matang.
Potong-potong lontong dan susun dipiring. Siram dengan gangan nangka. Tambahkan masak habang diatasnya. Sajikan.

Iwak Saluang basanga (ikan saluang goreng)

Gangan ludeh nangka          terung tumis

kacang tempe tumis         gangan waluh

Masakan parut (jeroan) dan hintalu iwak haruan (gabus)

Di bawah ini beberapa makanan khas Banjar yang dimakan hampir setiap hari oleh rakyat di Kalsel, bebas dari bahan pengawet, bebas dari bahan pewarna, bebas dari bahan penyedap, bebas dari bahan pemanis, bebas dari pestisida, bebas dari bahan kimia lainnya, sehaaaaaat

Iwak (ikan) Sapat Siam baubar (bakar)

Biawan baubar

Ikan (iwak) Papuyu basanga (goreng)

Gangan Waluh iwaknya pada basanga (gambung banjar) basambal acan, tapaluh (keringatan) makannya

Papuyu baubar

Lampam baubar

Daun kalakai batumis

Cacapan asam, papuyu baubar

Bahan-bahannya :  1 kg iwak haruan ganal/ tauman
½ kg santan

bumbu               :  kaminting 3 biji
bawang habang   3 biji
bawang putih 1 sihung
serai  1 batang
janar  1 ruas jari
laus    1 ruas jari
kancur 2 ruas jari
tipakan  1 ruas jari
katumbar  1senduk makan
acan  (terasi) secukupnya
uyah secukupnya

samuaan bumbu dipirik sampai halus.

Iwak haruan dibersihkan lalu di rebus sampai masak, imbah itu didinginakan lalu
Buangi tulang-tulangnya sampai habis.

Bumbu nang sudah dihalusakan lalu masukakan iwak nang hudah dibuangi
Tulangnya, masukakan jua santannya imbah itu diharu ai samunyaan sampai
Iwaknya rapai jadi satu samunyaan. Bila sudah tacium bau harum bumbu bararti
Iwak tu masak tu. Kalau  handak di tambahi penyedap kawa jua sasakah, atau
ajinomoto tasarah haja.

( resep dari Kaka Ida Banjarmasin )

Pakasam sapat

Para pedagang pakasam berderet di pasar Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST).

Jual pakasam

Resep mamasak iwak pakasam

Bahan-bahanya:   ¼ iwak pakasam
Minyak lamak 3 senduk makan
Bawang habang 3 bigi
Bawang putih 2 bigi

Resep mamasak iwak pakasam

Bahan-bahannya :   ¼  kg iwak pakasam
Minyak lamak 3 sinduk makan
bawang habang 3 bigi
Bawang putih  2 sihung
Lumbuk anum/ hijau  3 bigi
Lumbuk habang sigar 3 bigi
Balimbing tunjuk  3 bigi
Sarai 1 batang
Uyah secukupnya
Gula pasir 1 sinduk tih
Iwak pakasamnya disanga dahulu, lalu bumbu-bumbunya diputung-putung sirung
Bawang dirajang, sarainya dicatuk-catuk haja. Samuaan bumbu di using imbah
pina layu masukakan iwak pakasamnya  nang sudah masak tadi, kamudian haru ai
tapi hati-hati  jangan sampai hancur iwaknya.Bila sudah tacampur angkat ja.ba arti
masak ai sudah. Labih nyaman lagi mun mamakannya kaina biarakan bumbunya
marasap dahulu.
( resep dari : kaka Ida Banjarmasin )
Resep manggangan karuh
Bahan-bahannya :  tungkul 1 bigi
Pisang anum  2 bigi
Kangkung  1 ikat ( 5 btg )
Susupan 1 ikat   ( 5 btg )
Kacang panjang  ( 5 btg )
Santan ½ galas
2 ikung iwak pupuyu atay 1 bigi kapala iwak haruan
Bumbu-bumbunya :
2 bigi kaminting
Bawang habang 2 bigi
Bawang putih 1 sihung
Sarai 1 ruas jari
Laus labih dari 1 ruas jari
Acan (terasi) secukupnya
Uyah (garam) sacukupnya

Tungkul wan pisang anumnya dijarang dahulu, sambil mamirik samunyaan bumbu
Sampai halus. Imbah tungkul pina layu masukakan bumbu wan sayurannya jua
iwak pupuyunya/ kapala iwak haruan. Masukkan jua santannya nang sadikit tu.
Mun nya makan labih nyaman lagi basambal acan. Iwak haruan basanga atau
baubar atau iwak pupuyu basanga / baubar.Bah nyaman tu pang. ( ka Ida)
Resep mamasak sulur /luncar kaladi
bahan-bahannya: 1/4 kg sulur kaladi nang sudah barasih
kaminting 3 bigi
bawang habang 2 bigi
bawang putih 1 sihung
laus ( lengkuas) sacukupnya
janar (kunyit) sacukupnya
uyah sacukupnya
acan sacukupnya
sarai sacukupnya
banyu asam kamal
minyak lamak 3 sinduk makan
Cara mamasaknya : sulur dijarang wan banyu asam kamal,supaya jangan barasa gatal.
bumbu samunyaan dihalusakan,imbah sulur lamah buang banyunya .
panasakan rinjing ( wajan) masukkakan bumbu imbah harum masukka-
kan sulurnya,haru sulur wan bumbu tadi,bila pina timbul minyaknya
masak tu sudah.

( resep kaka Ida Banjarmasin)

Masakan sulur (luncar) kaladi (talas)

Ikan pepuyu yang diawetkan disebut wadi papuyu


Resep garih batanak

bahan-bahannya : iwak garih haruan/ tauman 5 putung
santan  1 gelas
bawang habang 2 bigi
lumbuk anum/ hijau  1 bigi
lumbuk habang 1 bigi
sahang( merica) 6 bigi
sarai 1 batang
janar 1 ruas jari
balimbing tunjuk 2 bigi
uyah secukupnya.

cara memasaknya: iwak garih dijarang lawan sadikit banyu.
bawang habang,sahang,janar uyah,dipirik.sarai dicatuk-catuk haja
bumbu tu masukkakan kajarangan garih, imbah garihnya lamah masuk-
kakan lumbuk-lumbuk nang sudah dirajang, balimbing wan santan.Bila
santannya sudah manggurak lakas-lakas angkat, bararti sudah masak.
Garih ini bisa jua dicampur wan hintalu itik,jadi sabalum dimasuk-
kakan santan ceplukkan hintalu itik lalu masukakan santan,nyaman jua.

garih batanak

(resep kaka Ida Banjarmasin)

Resep gangan kaladi

gangan kaladi

bahan-bahannya: 2 tampang kaladi
5 batang kacang panjang
5 batang kangkung
1/2 galas santan

bumbu :         2 bigi kaminting
2 bigi bawang habang
laus (lengkuas) sacukupnya
janar ( kunyit) sacukupnya
acan sacukupnya
uyah sacukupnya
sarai sacukupnya
asam kamal( asam jawa) sacukupnya

Cara mamasaknya: kaladi dibarasihi,jarang wan banyu asamkamal banyunya jangan banyak
kira-kira kaladinya tinggalam.
bumbu samunyaan dipirik sampai halus.Bila kaladinya sudah masak
angkat buang banyunya.ganti banyu lagi lalu masukakan bumbu, kangkung,kacang      panjang
kacang panjang wan santan, Imbah manggurak angkat ai masak tu sudah.
( resep kaka Ida Banjarmasin )
resep gangan humbut nyiur

gangan humbut

bahan-bahannya: 1/4 kg humbut nyiur
santan 1 gelas
waluh 6 potong
jagung muda 2 bigi
bawang habang 2 bigi
uyah sacukupnya gula pasir sacukupnya.

Cara mamasaknya: humbut di rajang tipis, jagung diputung-putung 3 cm. Banyu 2 galas
digurakkakan.Imbah manggurak masukakan humbut,waluh wan jagungnya.Bila sudah pina
masak masukkakan rajangan bawang habang uyah,gula pasir sadikit,lalu masukkakan santan
nya.Bila santannya mangurak angkat ha lagi,masak tu sudah.

( resep kaka Ida Banjarmasin)

Resep gangan asam iwak baung

Bahan-bahannya: 1 ikung iwak baung.
( bisa jua diganti iwak lain:patin,haruan ganal)
sayur manis 1 ikat
kol secukupnya
kacang panjang 5 batang
kaminting 2 bigi
bawang habang 2 bigi
bawang putih 1 sihung
janar sacukupnya
laus sacukupnya
sarai sacukupnya
acan sacukupnya
uyah sacukupnya
gula pasir sacukupnya
balimbing tunjuk atau tumat

Cara mamasaknya: iwak baung dibasihi,putung-putung jadi 6 atau 7 putung,banyu
3 galas digurakkakan. lalu masukakan iwak baungnya wan bumbu
nang sudah dipirik halus.Mun sudah manggurak masukkakan sayur  manis,kol, wan  kacang panjangnya.pa ampihan masukkakan balimbing
nang diputung sirung wan uyah jua gula pasirnya sadikit.Sampai
banyunya manggurak, angkat masak ai sudah.
( resep kaka Ida Banjarmasin)

Mamasaki mandai tiwadak

bahan-bahannya: 5 lambar putungan mandai
minyak lamak secukupnya
bawang habang 2 bigi
bawang putih 1 sihung
lumbuk hijau 2 bigi
lumbuk habang 2 bigi
uyah sacukupnya
gula pasir sacukupnya
Cara mamasaknya: mandai diputung-putung halus lalu disanga/guring,bawang,lumbuk di-
rajang lalu disanga lawan sadikit minyak, imbah layu masukkakan
mandai nang sudah disanga tadi,uyah gula pasir masukkakan sadikit.
sajiakan ai lagi.
( resep kaka Ida Banjarmasin)

Cara manjaruk kalangkala

jaruk kalangkala

Bahan-bahannya: 15 bigi kalangkala
banyu masak nang dingin 1 1/2 galas
uyah sacukupnya
gula pasir sacukupnya
Cara manjaruknya: Banyu masak dingin masukkakan uyah,gula pasir lalu masuk
kakan kalangkala nang sudah dipupuli tangkainya ka dalam
banyu tadi. tutupi wadahnya.lalu simpan, kaina disajiakan
gasan makan siang.

(resep kaka Ida Banjarmasin)

Resep tiwadak babanam( parung)

Bahan-bahannya:  tiwadak anum( muda) 1 bigi
santan  masak tapi jangan  keluar minyak 2 galas
bawang habang 3 bigi
lumbuk habang 1 bigi
lumbuk rawit  5 bigi
acan ( terasi ) sacukupnya
uyah (garam) sacukupnya
gula pasir sacukupnya

Cara mamasaknya: Tiwadak dibanam (dibakar) tapi ditusuk dahulu sam-
pai tambus supaya gatahnya kaluar.dibanam sambil di-
balik-balik sampai masaknya rata.
bawang habang dibanam  jua,lumbuk habang direbus
cannya dibanam  lalu dipirik samunyaan, lumbuk habang
lumbuk rawit, bawang habang 2 bigi,acan, uyah, gula pasir
sampai lanik ( halus). Imbah tu campur wan santan,
bawang habang nang sisa sabigi diputung masukkakan
ke dalam santan campur wan bumbu.Tiwadaknya diku-
pas lalu diputung-putung  buang sulurnya masukkakan
dalam santan nang sudah babumbu.siap disajiakan

telur asin banjar

jaruk-tandui jaruk asam tandui hagin cacapan

haliling Sebagian masyarakat pahuluan (banua enam/enam kabupaten Utara Kalsel) menyenangi mengkonsumsi jenis kerang sawah yang disebut haliling, sehingga makanan ini merupakan khas makanan di kawasan tersebut.

gangan pangantenan

Gangan pangantenan di desa-desa Balangan (Hulu Sungai), humbut, waluh, dan haruan

humbut laus

 

Gangan humbut laus dan kulat (jamur) talinga tupai (gulimir)

resep wadai hintalu karuang ( gayam )
bahan   : – tepung ketan  1/2 kg
- santan   1 1/2 liter
- gula merah 3 ons
- telur ayam 1 butir
- daun pandan 2 lembar
- garam secukupnya
- air secukupnya
- kapur sirih secukupnya

cara membuatnya: adon tepung ketan dengan air dan sedikit kapur sirih sampai merata.
kemudian dibentuk bulat-bulat kecil sebesar kelering.kemudian gula merahnya
masak dengan air sampai gulanya mencair, masukkan daun pandan, garam secu-
kupnya,dan masukan santan,sebelum mendidih masukan ketan yang sudah dibentuk
bulatan-bulatan kecil tadi dan yang terakhir masukan telur ayam yang sudah
dikocok.setelah semua dimasukan api dikecilkan,tunggu hingga santannya mulai
naik mendidih berarti wadai itu sudah masak dan siap disajikan.

menyantap kue gayam

Khusus wadai karing tradisional Banjar

————————————————

Garigit   cangkarok karing

walatih            wadai satu

Gincil  Samprung  Rangai gagati

tenteng

“Apam Baras” Penganan Khas Lebaran Orang Banjar

Oleh Oleh Hasan Zainuddin

Gema takbir dan tahmid berkumandang dengan bersahut-sahutan di antara dua surau diiringi pukulan bedug bertalu-talu menandakan hari itu hari itu sebagai Hari Raya Idul Fitri.

“Maaf lahir dan bathin”. Kalimat pendek itu biasanya terdengar dari mulut orang desa Galumbang Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan kawasan kaki pegunungan Meratus yang merupakan daerah pedalaman Propinsi Kalimantan Selatan yang merupakan sub dari Suku Banjar.

Sambil bersalam-salaman para warga desa itu lazimnya merayakan hari kemenangan tersebut sambil mencicipi hidangan lebaran yang sudah disediakan para ibu-ibu di setiap rumah kawasan yang berhawa dingin itu.

Kawasan desa yang berada di sepanjang sungai Pitap berair deras itu pun akan tampak terlihat semarak, jumlah orang terlihat meningkat hampir satu kali lipat dibandingkan hari biasa.

Maklum kawasan permukiman yang geografisnya agak berada di tengah antara jarak Banjarmasin ibukota propinsi Kalsel dengan Balikpapan di provinsi tetangga Kalimantan Selatan itu merupakan desa yang penduduknya suka merantau.

Tujuan warga desa itu untuk merantau, khususnya generasi mudanya adalah Banjarmasin, ibukota Kalsel, atau ke Samarinda dan Balikpapan Kaltim.

Saat-saat hari raya seperti ini biasanya perantau yang sudah beberapa dasawarna berada di kampung orang itu, rindu pulang kampung waktu tepat adalah musim lebaran.

Maksudnya selain sungkeman kepada orang tua, sanak famili sekaligus juga berziarah ke makam orang tua atau sanak famili yang sudah meningal dunia.

Para pendatang yang umumnya berhasil mengadu nasib di kota itu rindu kampung halaman sekaligus bernostalgia mencicipi berbagai hidangan khas setempat terutama di saat musim lebaran.

Kerinduan semacam itu itu biasanya mampu menyingkirkan penganan atau biskuit serta makanan kecil yang dibuat secara modern yang dibeli di super market yang dibawa para pendatang itu ke kampung halaman.

Pada saat itu, menu yang dinikmati mereka justru kue-kue tradisional setempat yang mendominasi kue “apam baras”.

Kue apam yaitu satu kue tradisional yang dibuat melalui hasil permentasi kemudian dikukus dan dihidangkan setelah dibubuhi berbagai campuran termasuk gula aren (enau) untuk apam habang dan gula pasir untuk apam putih.

Bahkan untuk lebih dianggap nikmat lagi maka tak jarang apam yang sudah manis itu dikasih “juruh” (cairan gula aren) yang beraroma buah-buahan seperti aroma durian atau aroma “pempakin” (buah jenis durian tapi bewarna kuning).

Hidangan lebaran di berbagai desa wilayah kaki Pegunungan Meratus yang tidak jauh dari pemukim suku Dayak Pitap tersebut memang beraneka ragam.

Bukan hanya apem yang dihidangkan penduduk setempat yang mayoritas beragama Islam tersebut, tetapi juga kue-kue tradisional yang lain. Bahkan kue tradisional lainnya itu termasuk kue langka yang biasanya hanya dibuat saat lebaran atau acara-acara kenduri yang bersifat sakral.

Taruhlah kue tradisional dimaksud seperti kue lemper, kue cucur, lemang, tapei ketan atau tapei ubi kayu, cingkarok batu, pupudak, gagatan, bulungan hayam, kikicak, kraraban, pais waluh, dan lainnya.

Ada di antara kue yang dihidangkan itu dinilai sakral dan tak sembarang orang boleh membuatnya, sebab kalau tidak mengindahkan kaidah yang sudah dipercayai dan berlaku di kawasan tersebut maka pembuat kue itu bisa kualat.

Kue yang bersifat sakral tersebut, seperti lemang, wajik, bubur habang, bubur putih, cucur, serta kue sasagon.

Kue-kue ini oleh nenek moyang dulu dibuat dan digunakan untuk suguhan acara tertentu, seperti acara pengobatan untuk pasien yang sakit.

“Tak bisa dipungkiri kepercayaan nenek moyang di kawasan pedalaman Kalimantan Selatan ini masih kental nuansanya dan mempengaruhi budaya warga hingga sekarang, karena nenek moyang warga setempat beraliran animesme kaharingan yang terdapat pula nilai-nilai Hindu,” kata seorang penduduk setempat.

Seorang pemudik lebaran dari Banjarmasin Abumansyur menyatakan bahagia ketika pulang kampung, karena ia bisa bernostalgia mencicipi kue-kue zaman dulu.(*)

MENGKONSUMSI KULAT (JAMUR) SEBUAH KEBIASAAN WARGA BALANGAN
Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,10/3 (ANTARA)- Warga yang berada di kawasan kaki Pegunungan Meratus, Kabupaten Balangan seperti di Kecamatan Paringin, Halong, Awayan, dan Kecamatan Tebing Tinggi, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah terbiasa mengkonsumsi makanan yang terbuat dari kulat (jamur).
“Kami tidak susah mencari lauk pauk makan, tinggal mencarinya di belakang rumah, atau ke semak belukar maka lauk pauk terbuat dari kulat sudah kami peroleh,” kata Ibu Sanah seorang penduduk Desa Inan Kecamatan, Paringin selatan Balangan.
Mencari kulat ke hutan, atau ke semak belukar itu harus dulu tahu kulat yang mana yang bisa dimakan, dan kulat yang mana pula yang harus dihindari karena beracun.
Bagi penduduk setempat, kebiasaan memilih dan memilah kulat yang baik untuk dimakan dan kulat beracun itu mudah saja, karena dengan hanya melihat kondisi kulat itu, bila kulat ada ulat, atau terdapat bekas dimakan ulat, dan  binatang kecil  berarti kulat tersebut sehat dan bergizi.
Kemudian bila kulat tersebut di hurung (dikerumuni) binatang kecil yang disebut oleh masyarakat setempat binatang bari-bari maka kulat itu sehat.
Sebaliknya bila kulat tersebut terlihat utuh saja walau sudah berumur tua, dan tidak ada bekas dimakan ulat atau binatang kecil, bahkan dihinggapi binatang kecil saja tidak maka jangan coba-coba memakan kulat tersebut, itu pasti beracun.
Pada saat musim hujan seperti sekarang ini, aneka jenis kulat mudah diperoleh, baik yang hidup di jerami, hidup di pelepah pohon, kayu, batang pisang, batang enau yang lapuk, batang kepala, bahkan kulat yang hidup di tanah.
Untuk membuat makanan terbuat dari kulat tersebut, harus tahu dulu resepnya, dan resep itu mudah ditanyakan kepada tetuha masyarakat setempat yang sudah terbiasa mengkonsumsi makanan terbuat dari kulat secara turun temurun.
Kulat bisa diolah sebagai campuran sayuran, campuran ikan, atau hanya digulai, atau sayur bening, bahkan di tumis.
“Kalau kulat jenis tertentu, umpamanya yang disebut kulat patiti, dicampur dengan jagung muda lalu di tumis, menurut kami di desa ini rasanya enak sekali,” kata Ibu Sanah.
Mengkonsumsi kulat, bagi warga setempat selain meningkat gizi masyarakat sekaligus juga sebagai obat.
“Banyak warga Desa Inan yang sakit setelah mnengkonsumsi kulat tertentu sembuh dari sakitnya,”kata Haji Mahlan seorang tetuha masyarakat setempat.
Sebagai contoh saja, kulat kulimir atau kulat telinga tupai (jemus kuping) itu banyak manfaatnya makanya banyak dicari untuk dikonsumsi.
Apalagi di kawasan Kabupaten Balangan, merupakan wilayah pegunungan yang berhutan dan perkebunan karet, maka merupakan wilayah tumbuh suburnya aneka jenis kulat.
“Biasanya  warga setempat membuka lahan dengan menebang kayu-kayu hutan, kemudian hutan terbuka itu di tanami padi gogo disebut menugal atau ladang, nah di lokasi itulah terdapat banyak kayu dari pohon hasil tebangan, di kayu itu merupakan tempat subur bagi aneka jamur,” kata Haji Mahlan.
Oleh karena itu sudah kebiasaan bagi warga setempat, mencari kulat tersebut ke lokasi ladang berpindah semacam itu.
Jenis kulat yang banyak tumbuh dikayu bekas tebangan itu adalah yang disebut penduduk kulat karikit, kulat deluang, kulat telinga tupai, kulat, lamak baung, kulat patiti, kulat minyak, kulat gulimir, kulat merang, kulat-kulat lain yang belum ada namanya.
Sementara di lahan tanah terbuka seperti itu masih bermunculan pula kulat yang hidup di atas tanah, sebut saja kulat bantilung, kulat dadamak, kulat batang pisang, kulat kelambu kuyang, dan aneka kulat lainnya yang tidak teridentifikasi namanya.
Kulat-kulat tersebut, juga banyak terdapat di dalam hutan dan semak belukar, apalagi di lokasi hutan dengan tingkat kelembaban tinggi maka merupakan habitat kulat yang baik.
Bahkan ada kulat yang kalau malam hari mengeluarkan cahaya yang disebut oleh penduduk setempat sebagai kulat malam, namun jenis kulat ini tidak ada yang berani memakannya karena beracun.
Namun dari sekian kulat yang tumbuh di kawasan kaki, lereng Pegunungan Meratus tersebut, yang paling banyak dicari adalah kulat bantilung, yang bentuknya seperti payung dan banyak hidup di gundukan tanah (balambika), dan didalam gundukan tanah tersebut biasanya banyak sarang anai-anai.
Kulat bantilung ini muncul secara musiman, biasanya pada musim tanjang (musim tanam padi), pada musim ini warga setempat sudah siap-siap mencari gundukan tanah tempat banyak hidup kulat bantilung ini, kata Haji Mahlan.
Kulat bantilung banyak dicari karena rasanya, paling enak, cukuphanya disayur bening maka rasanya sudah seperti supa ayam, tambahnya lagi.
Oleh karena itu pula, dari sekian banyak luat yang dijual belikan di pasaran, paling laku jenis kulat bantilung ini, dan harganya mahal hanya beberapa tangkai (butir)  harganya bisa belasan ribu rupiah.
Dari sekian jamur (kulat) yang banyak berada di kawasan Pedalaman kalsel itu,  terdapat beberapa jenis yang mudah dikeringkan, kemudian bisa dimasak kapan perlu.
Seperti kulat karikit, atau kulat gelimir (jamur kuping) itu bisa di keringkan dan awet berbulan-bulan, kapan perlu di masak dengan apa saja, makanya rasa enaknya tak berubah.
Makanya, banyak jemaah haji asal Kabupaten Balangan atau para tenaga kerja wanita (TKW) ke Arab Saudi  membawa banyak kulat yang dikeringkan tersebut kemudian di masak saat berada di sana untuk mengobat kerinduan kampung halaman.
Manfaat jamur (kulat)
Kebiasaan makan kulat di masyarakat Indonesia sebenarnya bukan hanya di Kabupaten Balangan Kalsel ini, saja tetapi juga di banyak masyarakat lain di Indonesia.
Melihat kenyataan tersebut maka muncul pembudidayaan kulat yang dilakukan sejak tahun 70-an.
Berdasarkan sebuah catatan, di Indonesia budidaya kulat termasuk relatif baru. Komoditi kulat khususnya jenis kulat (jamur) merang baru dikenal pada 1960-an. Namun pengembangannya dan mulai dikenal masyrakat pada 1970-an.
Sebelumnya kulat hanya dikenal sebagai sayuran eksotik. Masih sangat jauh pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan teknologi industri pengolahan kulat serta produk olahan & industrinya.
Dimana kulat merupakan sumber pangan atau makanan yang mengandung gizi dan protein tinggi, vitamin, karbohidrat, serat, mineral, asam amino assensial, lemak, dan asam lemak tak jenuh.
Baru beberapa tahun terakhir produk industri kulat mulai mendapat perhatian yakni sebagai bahan baku pangan baik untuk sayuran, nugget, bakso, kripik, bahkan difermentasi sebagai kulat segar dalam botol.
Produknyapun mulai dipasarkan di supermarket. Permintaan pasar pun kini makin meningkat, seiring pengetahuan masyarakat akan manfaat kulat yang mengandung banyak khasiat sebagai  antibakteri, antivirus, antioksidan, antitumor, menormalkan tekanan darah, menurunka  kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan syaraf, dan dapat untuk mengurangi stress.
Peluang pasar produk kulat saat ini cukup tinggi, kebutuhan pasar lokal sekitar 35 persen dan pasar luar negeri 65 persen. Sedang jenis kulat yang diminati yakni jamur merang (Staraw mushrooms) dan jenis kulat kancing (Champignon atau agaricus Bisporus).
Sejak tahun 2000 permintaan produk kulat khususnya untuk jenis kulat merang makin besar mencapai 12.500 MT, terdiri pasar Eropa 2.500 MT (20 persen), Asia dan Australia 3000 MT (24 persen), USA 6000 MT (48 persen), Eropa 2,500 MT (20 persen), Jepang dan Arab 1.000 MT (8 persen), dan Indonesia sendiri sebesar 3.000 MT (24 persen).
Sedang pasar jenis jamur kancing mencapai 1.13 juta MT, terdiri USA 0.48 juta MT (42 persen), Eropa sebesar 0.40 juta MT (35 persen), Indonesia sendiri sebesar 0.029 juta MT (2,5 persen), dan negara lainnya 0.25 juta MT (23 persen).
Saat ini di Indonesia terdapat enam perusahaan penyuplai jamur yakni PT Indo Ever Green, PT Dieng Djaya, PT Suryajaya Abadiperkasa, Khusus PT Zeta Agro, dimana saat ini dari enam perusahaan tersebut mampu mensuplai 50-60 FCL atau 30 ton jamur segar perhari.
Melihat potensi gizi dari bahan makanan kulat yang begitu tinggi maka kebiasaan makan kulat di Kabupaten Balangan dan Masyarakat lain di tanah air tersebut perlu lebih digalakan lagi, dalam upaya mengatasi kekurangan gizi masyarakat.
Selain itu, potensi alam dan lingkungan Indonesia yang sangat baik bagi tumbuhnya kulat itu berbagai pihak menghendaki agar kulat itu jangan dibiarkan hanya hidup berkembangnya secara alamiah saja melainkan harus diusahakan sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat mnelalui budidaya.

171 Tanggapan

  1. ketupat kandangan memang yahuuut :)
    di palangkaraya banyak yang jual
    saya doyan

  2. Uma ai membaca tulisan pian, asa titik banyu liur. Maklum pang sudah lawas banar kada tarasa’i, khususnya papuyu baubur……

    Salam kaganangan…..:-)

  3. uLun katujuai katupat kandangaN..
    tapi lebih suka Lagi manday masakan mama Tata…

  4. Sambal ketupat kandangannya koq kada pake binjai..?? .. Bujur jar Rizal, masakan mama Tata ngangeni… selain mandai jua ada asam manis iwak karing haruan…

    Bang, tau iwak jamur sahari, jua tampuyak gasan sambal… itu kuliner unik…

    Sukses buat bang Hasan…

  5. Bang, ada resep “iwak rabuk” kd? Minta dong….
    Matur nuwuuunnnnn…. nggiiihhhh…..

  6. Makasih mama Tata buat resep iwak rabuknya…. Sudah ulun print dan copy…

    Saran ya bang, masakan kalangkala… soalnya langka dan khas Bjr.

    Koreksi ya bang, soto banjar yg bisa dimakan di atas sungai (alenia 3)…. koq ditulis “enek” maksudnya “enak” kan?? Kalo enek berarti kada nyaman… he he.. maaf..

  7. Kaida emang pinter masak….
    Sulur kaladi wan mandai nya… kapan dikirim ke Semarang??? Kacar tu pang…

  8. Kue gayam?? Kakicak kah??

    Menyantapnya langsung dari kaawah ya?? he he he

  9. enak tenang tapi aku juga pingan masakan sulur tu yang lezat

  10. whuaaaaaaa….
    lengkap sekali gambar menu jajanan banjar…

    *ngiler mode: on*

  11. amang hasan cukup kreakif kapan mamaku kayak mang hasan

  12. Uma ay… puasa-puasa kaini.. ngacari banaram… palagi yang jauh wan Banjar… Nyem.. nyem.. nyem…
    Nyaman tu pang… jadi pengen lamang, ketupat kandangan, sulur kalado…

  13. Salawas di banjar, balamak 7 kg, tapi ini puasa turun lagi pang 2 kg. Ujar urang makanan banjar kadapamatinya. Nyaamannn tu pang……..
    Ada nang ketinggalan apam batil alias apam dangkak (kandangan) wan intalu karuang….

  14. tulung pang kirimi aku resep maolah wadai amparantatak, sarimuka, puteriselat, saripangantin.kraraban sagu, ipau di emailku : arbay19@plasa.com

  15. paling nyaman makan katupat kandangan bakucau,mun basendok asa kada b’rasa

  16. hikss… beliuran nah lawas banar kada makan jaruk kalangkala, uma aai kada sabar handak ke Banjar mehantup makanan itu nah…

  17. salam gasan bubuhan banjar dimana haja berada…

  18. aslmkm. maaf pak saya bisa minta resep kue2 khas banjar seperti kue cincin, kelelapon, lapis, kakicak, pais, dan lamang. bisa kirimkan ke Imel saya pak ke http://www.andhanyuwono.co.id. untuk tugas adek saya, terimakasih pak. wassalam.

  19. nyaman banar lah, ulun handak mancari katupat kandangan di surabaya kada tatamu. ada ai di rumah makan bamara tapi rasanya masih nyaman yang dibanjar. Padahal ulum lawas kada bulik ke banjar, handak banar marasai katupat kandangan parak RSU. Ulin. Langganan ulun kalau bulik ka banjar.

  20. Bagus bangat laman ni hagan simpanan anak-anak banjar di masa depan.

  21. maaf julak lah….ulun ni handak mangacari bubuhan pian2 yang ada di jauh ja nah..
    asal tahu ja toh, bilang tiap hari ulun mamakan yang kaya buhan pian sambati to…. apa lagi mun ulun bajalan ka pasar wadai yang di jalan Veteran to. maae suka2 pilih handak yang mana….heheheh

    uln dak mangacari bubuhan pian ja..
    salam….

  22. nang paling nyaman tuch mandai basangaa tapi di ricik halus-halus wan bumbu nya padas padas sampy tanganga nganga kapadasan mamakan nya tapi nyaman.hehehe
    nang namanya masakan kita sorang nang kyp tah rasanya kita sorang jw nang mamakannya.

  23. bos nanya dimana bisa pesan dendeng itik alabio khas amuntai
    tolong infonya bossss
    trim’s
    Gusti R

  24. ulun dari lulus sd sudah umpat urangtua merantau ke surabaya wan jakarta, ulun handak banar umpat kursus masakan atau wadai banjar, di mana lah kira2 wadahnya? tulung dipadahi.

    makasih, conny.

  25. pacah liur malihati masakan banjar,…
    jaka iwak karing batanak hancur liur…..
    atau mun handak kada ngalih, iwak papuyu basanga, haruan basangan basah, bacacapan asam jaruk, atawa cacapan binjai atau ramania jaruk…. nasinya baras siam ha pulang….
    hahaha hancur liur….
    tambah lagi paisan sapat atawa anakan sapat, haruan, atawa papuyu… mamaisnya pakai balimbing tunjuk wan ramania ha pulang…heeeeee hancur liur….

  26. napa resep beolah iwak pakasam kada dibuat ???

  27. Amun di Malaysia ni di mana leh handak mencari bunga cigarun bajaruk

  28. aww… rasa bulik ka kampung mbaca tulisan dangsanak… hehehe

  29. rasanya handak banar bulik ik…..rindu sama iwak haruan…di jawa ngalih banar cari iwak haruan, palagi ulun kada tahu ngarani nya iwak haruan di jawa….hahaha…..

  30. Av resep “iwak pakasam”????????
    Dasar nyaman2 masakan khas banjar nch kada kalah lawan masakan2 luar daerah

  31. umaai, nyaman2 banar makanannya asa handak bulik langsung ka banua

  32. umailah asa kacar imbah mambaca malihat wadai masakan banjar, dah lawas kada marasai, ulun dah 3 tahun keluar dari bjm,adakah info tpt jajanan kuliner banjar nang ada di banten

  33. Alhamdulillah, trimakasih banyak resepnya untuk ka ida. terutama untuk ulun yang tinggal jauh dinegeri urang.apalagi kekawalan disini sering betakun masakan2 dari indonesia,khususnyakalimantan.sekali lagi boleh kada ulun minta tolong dibari resep cara meolah bingka telur. sebelumnya ulun banyak terima kasih.barokallohufikum

  34. julak hasan barokallohufik untuk resep2 dan semua informasinya.

  35. assalaamu’alaikum, julak hasan, ulun urang banjar. laki ulun kutai. sekarang betinggal di doha qatar.kebelujuran abahnya begawi disini. rasa dandaman kami lawan makanan2 kalimantan.hanyar haja ulun tedapat blog pian, yang bujur2 bemanfaat gasan ulun. rasa ada dirumah sorang balikpapan.
    salam gasan semua bubuhan

    • umalah di qatar, nyaman lah di sana, makanan arab tiap hari lah, lempeng arab atau roti mariam bacacap ke kareh daging he he he, atau nasi samin nang sadikit habang-habang, bacampur ayam yang bapanggang di dalam wadah apa tuh, nang bulat bakaca di open kah, tapi nyaman di wadah kita jua pang lah, papuyu baubar, lawan pucuk gumbili bajarang, bacacap ka sambal acan he he he, kaina lah oleh2-nya mama aman lah

  36. umai-umai…dasar bujur langkap banar mang ae..
    umpat batakun hanya nah, minta reseb bingka barandam pank kawakah?…

  37. nggih julak, nyaman banar masakan banjar. ulun coba,kadada iwak haruan, patin, baung, apa haja jadi. paksa kita olah ni beeksperimen lawan iwak iwak laut. tambahi pulang sayuran khas sini. hampir sama harga iwak lawan sayur kangkung.
    mun ada,kapan julak resep wadainya, rasa menitik banyu liur melihati wadai, nyaman banar.

  38. managuk liur ulun m’lihat gangan asamx,,,,,
    pina nyaman banar punk,,,,

  39. tulung pang uluuun..
    umpat betakun resep2 wadai banjar nang nyaman2…kyapa caranya

  40. Salut dan bangga membaca tulisan ini dan baharap banar ada yang menyusun atau mencetak buku kuliner banjar yang lux dan asli resepnya, dari masakanya resep asli khas banjar jangan dikreasi dan wadainya nang ampat puluh satu macam asli. ngalih mancari digramedia jakarta kadada (takutan punah kadada nang melaestarikannya), mohon ampun kalau salah hilaf terima kasih.

  41. bubur kacang sup,belapat ,lombok nya padas-padas minumnya teh manis,hapuk lalu mangai. . . . . .

  42. Hallo kak Hasan,

    sungguh luar biasa ulasan tentang banjarmasin..kota tercinta..rasa tetaguk liur melihat tulisan sampean nang hebbaaattttt….bagi pang resep kue basahnya macam sari pangantin…di sini di Belanda, hampir semua bahan bisa didapat tinggal resepnya..makasih buat Pak Hasan dan salam buat semua urang banjar dimana aja

  43. umpat meniru lah resepnya jua…oya..salam kenal lah…makasih

  44. minta donk resep kue petah,
    kirim ke email sy yach,…makasiiiiihhhhhh sebelumnya ^^,

  45. handak bulik k banjar malihat makanan2nya… rasa karindangan rumah…

  46. umai rasa kacar banar maliat,,,,
    jka kw langsung dimakan….
    hehehe…………..

  47. waaah serasa …. ulun membuka mesin waktu ke masa kecil ulun, kapan-kapan berkunjung lagi dah .. blom bisa ke banjar ya ke web pian saja lah dulu … he heh

  48. Ok pa edy terimakasih atas kunjungannya

  49. Katupat yang kawa di makan tiap hari ya Katupat Kandangan.Maka dasar bujur-bujur nyaman banar,apa lagi ba sambal sampai tapaluh kapadasan, makannya bakacak pakai tangan pulang.Hancuy liyuy wan Mak’Nyooos tu pank dapatnya Katupat Kandangan Cing ai…

  50. bagus2 bang referensinya….
    minta ijin datanya aku copy buat ajuan aku bikin program kuliner sama afrizaL, mau dimunculin ke khalayak banyak dibikin konsep audio visual….

  51. Ok silahkan jgn lupa sebut sumbernya lah

    • kita bikin konsep kuliner kemasyarakat bang… jadi yang masak para ibu2 kampung,,, yg dimasak adalah masakan khas banjar,,,, kena sekali2 didaerah pian lah,, pian jua yang memasak kyp???

  52. bang Hasan…wadai gaguduh banyalam kok kada di buat?,pernah lah pian makan gaguduh banyalam? itu wadai khas nya urang Nagara.

    • kada tahuan gaguduh banyalam, amun gaguduh batilanjang pernah mendengarnya, nang manggaguduh batilanjang jua he he he

  53. resep ketupat betumis pang adakah bang???
    makasih,,,,,,

  54. yaampun…makanan banjar so ngangenin berat…
    aplgi hintalu karuangnya(knp ya ko ak bikin rasanya beda ama yg asli.hiks),…bingka,soto..nasi kuning..blaaa…smua..

  55. gangan humbut nyiur pang adalah ?
    kganangan nah….

  56. boleh tidak saya minta resep cara buat amparan tatak sama sari muka dan sari salat.
    terima kasih

  57. wadai banjar selalu membuka selera apalagi saat ramadhan begini….ssslllrrrrppp….
    sudah lama ga ke kalsel jadi bener2 kangen masakan banjar
    resep bikin pakasam nya di muat ya

  58. Oke nanti dibuatkan resep pakasam
    sebaiknya kamu Ade Nabil balik lah dulu ke Kalsel

  59. mantap banar makan katupat

  60. Sejak nenek gak ada, saya kangen sama masakan banjar yang biasa dibuat nenek. apam, tapai lakatan, kue untuk. terlebih setelah papa saya juga gak ada, kami rindu mendengar bahasa banjar di rmh kami.
    terima kasih, website ini telah mengobati kerinduan kami.

  61. o iya, satu lagu. Kalo ada, kami minta resep ‘tahi lala’-nya. dan ada rik2 khusus gak, saat merebus jenngkolnya supaya tdk bau?
    terima kasih sblmnya.

  62. asa kacar nah malihat *,*’

  63. ada resepnya ga ntu
    kyaknya kue cincinnya enank

  64. Heh nyaman banar imbah marasai lempeng, asa handak baulah haja, 50 buting sadang banar.

  65. raja kaka nih……..mantap banarrrrrrrrrrrrrr……….
    kdd kisah lagi tupang
    buat bang hasan terima kasih….

  66. lamang kadada ah

  67. Maka ada lamang tuh

  68. uuuuuuuuu mang hasan… ulun handak banar belajar wadai khas banjar ni, tulungi ulun mang resep2 nya nang gambar di atas..hehehe… sp tau ulun bisa buka resto banjar di mana2,nyaman terkenal jua kampung kita,, hehehe…. thx sebelumnya….

  69. mang,,,knp kdd resep gangan belamak?????
    btw,terbantu banar ulun hyr bisa belajar bemasak-masak nah,,,,hehehe

  70. Gangan balamak nang mana ayu, gangan waluh kah, gangan humbut kah, atau gangan rabung kah

  71. tolong pang ulun minta resep wadai apam barabai lawan apam paranggi, lawas banar ulun kda makan wadai itu…
    =ulun do’akan pian dimurahakan rezeki, dipanjangkan umurnya…. lamun pian mambari ulun resep=
    terimakasih lah…

  72. enak smua .dan saya sangat menyukai masakan banjar karna saya berasal dari banjarmasin kalo bsa wadai ditampilkan resep jadi pembaca mengetahui cara pembuatannya .makasih

  73. umai leh langkap banar data kuliner kita urg banjar..sip banar.

  74. nyaman banar masakan banjar,nyam nyam

  75. resep2 wadainya bisa dilengkapi lah? lumayan gasan ibu rumah tangga belajar masak wadai…..

  76. isix kq pda curhat smw sech??? pda asa titik banyu liur smw. he3x..

  77. isix kq pda curhat smw sech??? he3x…. :D

  78. di banua adakah tiwaadak babanam jadi lauk khas urang banjar

  79. tatangis kaganangan bang, hehehe

  80. Mcam-mcam jnis mskan x…kpn bsa kebnjarnsin Ɣªª….

  81. Ada resep maulah wadai satu kacanglah handak balajaran.

  82. omaay nyaman nya liih

  83. Yth Pak Hasan Zainuddin,

    Rasa baliuran membaca uraian kuliner pian, lengkap lawan gambar dan resepnya.
    Dalam website Riam Kanan, kami masuk akan blog pian tentang Wisata Kuliner Balangan. Kalu ai ada warga Paguyuban Riam Kanan nang jauh dari banua handak mencoba maulah masakan Banjar.
    Wassalam,

    A Faridhan – Jakarta

  84. liwaray paman.. :D
    asa habis himung banar ulun jadi urang banjar asli..

  85. Mantap banar,pas banar ulun hanyar lewat dibalangan melihat oraang bejualan mandai dipinggir jalan pakai toples 2 hari yg lalu,nyaman banar rasanya disanga pedas sedikit

  86. ulun handak betakun,kandungan gizi mandai tuh, ada pian tulis tadua macam : P = 3 gr,dan P = 30 mg,P yang pertama apa? dan P yg kedua apa?terimakasih Pa

  87. Yth Pak Hasan Zainuddin,

    Oo Julak Haji…ulun tu isuk handak ke Banjar, ke Martapura jua. Handak banar ulun memakan pais pipih, papuyu beubar, dimanalah?
    Terima kasihlah Julak Haji…

  88. nyamannyaaaa.makasih resep2nya.sangat bermanfaat

  89. rasa kada tapi kanal wan wadai khas sorang eh,.
    sebagian haja nang sudah un tahu,.
    makasih ilmunya nah,.
    un handak baburu jajanan pasar hulu,.

  90. Assalamualiaikum warahmatullaahi wabarakatuh
    Salam kenal, ulun kepingin banjar meullah laksa, siapa Aja yg tahu tolong pang kirimkan resepnya ke email ulun, jazakillah khoir
    wassalammualaikum warahmatullaahi wabarakatuh

  91. Ass,,,,langkap banar khas banjar saraba ada,,,u minta izin copy pasta gambar macam” wadai banjar dan makanan banjar,,,,,mksih byk sukses buat p trus berkarya agar lebih dikenal org banjar,,,,,slm

  92. I LOVE banjar n wadai2nya..

  93. adakah pian beisi resep surabi kuah gula habang.. ulun handak meolah.. soalnya disini kdd yg bejual senyaman serabi banjar

  94. aduuuhh pengen banget, syang jauh banget..
    jadi pengen pulang kampung makan masakan banjar, sate itik + nasi sop di gambut..!!!

  95. alah ayyy aku handang maulah kriasi.,.,.
    maulah yang hanyar pulang
    hintalu rasa strobery

  96. msadepan msyarakat tentang mkanan bnjar ni kyapa .,.,.,.
    sagan anak cucu bang ae

  97. Mohon resep nasi samin atau nasi kare.Bolg nya top markotop

  98. Assalamualaikum…

    Saya banjar dari malaysia, mohon pak hasan berikan saya resep papudak/pupudak dan resep kararaban.
    Terima kasih.

  99. kalsel is the best

  100. bah babuhannya ngini pina titik liur sambil malihat gambar nya….kaganangan wan banjar nah….pabila jua kah kawa marasai pulang

  101. uma ae lc maulah ulun handak capat bulik ke banjar haza, lws rsax kd temakan mskn banjar. baliuran ulun membacanya. . .

    Kangeeeeeeeennnnn dgn banua banjar
    I Love You

  102. Selamat sore…, saya ikutan nimbrung, kedua orang tua saya dari Sampit, lama tinggal di Surabaya, Bunda saya pernah membuka soto banjar Sri Rejeki di Perak Barat dan pindah ke Deltasari, tapi sekarang sdh tutup krn Bunda sdh lanjut usia, kami msh sering masak wadai banjar dan makanan banjar spt lontong dgn ketela, iwak haruan, amparan tatak dll, senang bisa berkomunikasi dengan semuanya disini. Wassalam

  103. masakan banjar kadada tupang nang manyamai,mun parantau bila kada bulik ka banjar ngalih mandapati aslinya masakan urang banjar

  104. Assalamualaikum pak hasan minta info warung khas banjar di kediri jawa timur dimana lokasinya? Minta resep karih daging dan amparan tatak..syukron

  105. Ass. Wr.Wb.

    Senang sekali membaca semua info ini. Bolehkan saya mendapatkan semua alamat seperti dalam gambar semisal penjualan ikan lalu kulit cempedak dlm stoples? Terimakasih.

  106. Salam kenal trims atas informasi kulinernya, sangat membantu sekali memperkenalkan kuliner khas daerah Banjar ke generasi muda supaya lebih cinta dan mengenal kuliner daerah sesuai pribahasa “tak kenal maka tak sayang …………”

  107. Assalamualaikum…Bapak blognya keren :) ulun minta izin me’link blog pn di blog ulun laaaaaaahhh, makasiiiiihhh
    Salam kenal

  108. ulun minta resep wadai satu kacang,ilat sapi lawan jintan

  109. [...] Seperti kata ejekan suku lain bahwa urang sunda di tinggalkan aja di hutan belantara pun akan hidup karna semua yg berjenis daun akan di makan kecuali daun jendela. Oleh karena itu mari kita lihat apa sebenarnya kesukaan urang sunda itu. Berikut ciri khas makanan urang sunda di seluruh wilayah jawa barat : *Bandung *Cianjur *Sukabumi *Tasikmalaya *Cirebon *Bekasi *Bogor *Indramayu *Sumedang *kuningan *banjar [...]

  110. tahibur banar nah, terima kasih jua, bagus banar gasan data penelitian tuturan matan blog ngini

  111. Aduuhh,,pakasam haruannya meolah titik liur…cacapan asam kamal,mantab buanarrrrrr tu pank…. papuyu baubarnya gen kaar jua aku meitihi….. :p

  112. walaupun ane org pendatang,ane suka masakan banjar,khas n rasanya ajiiiiiiiiiiiiiiiib

  113. komplittttt…. thanks pak… infonya lengkap, tambah ilmu neh,,, ijin share ke twitt gih pak,.. foto2 n tulisannya,,, thanks…

  114. untung banar dangsanak kita membuat resep di internet,kami nang jauh diperantauan rasa dandaman masakan banjar,jadi rasa rindu kampung halaman sedikit terobati dengan memakan makanan khas kita,

  115. Mantap infonya, kawa gasan pengobat rindu masakan banua bagi nang di banua org..

  116. klo resep iwak batuup ada lah pian, kawakahulun minta?

  117. nyaman banar pina nya “” rasa kacar nah .melihat barang

  118. bagus banget

  119. ulun katuju putu mayang lawan manday,,,,,^_^

  120. artikel dan foto-fotonya keren keren boss.. Terimakasih infonya

  121. Informasinya sangat menarik. Nice info. Thx :)

  122. ulun umpat mengcopy resep2 pian lh, handak belajar bemasak…

  123. Itik Panggang khas Amuntai Napa kdd…. hehee…

  124. mun soal makanan bubuhan banjar nih he eh ha ha ja tupang, paiya nya dah.. heheee..

  125. mantap banar resepnya, basimban tarus tupang di dapur, nang ngarannya katuju makan lawan bamasak ni.

  126. […] hasanzainuddin.wordpress.com […]

  127. […] hasanzainuddin.wordpress.com […]

  128. ketinggalan gangan kaya sumalam yg terdiri dari waluh,bilungka,kcng pnjng,gumbili,santan babumbu

  129. manciar nah aku mambaca blog pian.. asa titik banyu liurq.. ckckckck…

  130. kacar banar ulun nahhh.

  131. umaaaaaae… Aq handak makan barataan, nyaman nya jaka kawa tiap hari lain2 makanan nya.

  132. Masya Allah..mlihat gmbar2 d’atas jd kaganangan dgn alm mama..krn lewat beliaulah kami dulu sering merasakan makanan/kue khas banjar nang nyaman..enak..maknyuus..

  133. Lapar lapar lapar melihatnya.. –

  134. […] kokitens yang belom tahu masakan ini bisa lihat di makanan khas kalimantan selatan( habang ). Banyak sekali yang bisa di telusuri yah.. makanan khas daerah kalimantan. Dari masakan sampai […]

  135. Bagi pang resep jaring tahilala … hari ini ulun handak masak jaring/jengkol tahilala yg tau resepnya info ulun lestary89sweety@ymail.com

  136. Muantap benar

  137. meskipun kota banjarmasin bukan kota asalku, tapi saat berkunjung ke banjar, kota ini sangat ngngenin apalgi kulinernya bikin betah klw dah dibanjar, mksih kota banjar dan maksih juga dgn orang2 banjar kalian ramah2 :)

  138. nice post..
    maknyoss… :D
    Mau menikmati liburan dengan paket wisata unik dari Sumatera Barat, kunjungi kami di TOURS MINANGKABAU
    Terima kasih

  139. SubhaanAllah…
    Assalaamu ‘Alaikum…
    AlhamduLillah,,,akhirnya terobati rs rindu lawan banua & ingat lg lwn makanan2 & masakan2 khas banua. Walaupun hanya di dumay. Jazaakumulloh khoiron katsiiron.
    Wasaalaam ‘Alaikum

  140. whhh untuk menu yang mansi-mansinya mantapa banget tuh gan..
    cocok banget untuk menu buka puasa :D
    boleh minta ressepnya ipau ga gan?
    kayanya mantap tuh.
    terimakasih ;)

  141. […] Kuliner khas Banjar […]

  142. Posting yang meningkatkan rasa lapar, apalagi di bulan Ramadhan ini. Kalo saya sangat suka Mandai Tiwadak. Penganan ini biasanya dijadikan lauk ketika makan.

    O. ya saya juga di balangan sekarang. Kapan2 kita bisa Kopi darat ya pak…Salam

  143. Selamat Datang di Website OM AGUS
    Izinkan kami membantu anda
    semua dengan Angka ritual Kami..
    Kami dengan bantuan Supranatural
    Bisa menghasilkan Angka Ritual Yang Sangat
    Mengagumkan…Bisa Menerawang
    Angka Yang Bakal Keluar Untuk Toto Singapore
    Maupun Hongkong…Kami bekerja tiada henti
    Untuk Bisa menembus Angka yang bakal Keluar..
    dengan Jaminan 100% gol / Tembus…!!!!,hb=085-399-278-797
    Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual
    Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar
    dengan sangat Membutuhkan
    Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus
    OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya
    dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
    Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini
    1. Di Lilit Hutang
    2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
    3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
    4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang

    Jangan Anda Putus Asa…Anda udah
    berada Di blog yang sangat Tepat..
    Kami akan membantu anda semua dengan
    Angka Ritual Kami..Anda
    Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya
    Saja… Jika anda Membutuhkan Angka Ghoib
    Hasil Ritual Dari=OM AGUS, 2D,3D,4D
    di jamin Tembus 100% silahkan:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: