OPERASI BIBIR SUMBING KEMBALIKAN SENYUM ANAK INDONESIA

Oleh Hasan Zainuddin

Sesekali tangan Muhamad Ikhsan (7 bulan) yang berada digendongan ibu kandungnya Sadiah (40 tahun) warga Puntik Kabupaten Barito Kuala (Batola) menjamah buku catatan yang ada di tangan aku (penulis), bahkan mulut dengan kondisi bibir sumbing berusaha mengigit kertas buku itu.

Namun sang ibu yang berpenampilan sederhana berusaha mencegah upaya bayinya menggigit buku catatan itu, akhirnya sang bayi menangis.

Di sela-sela acara pengobatan dan operasi gratis bibir sumbing di  di klinik bedah pelastik (Darplastic Beauty by Design) Jalan Hidayatullah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ibu Sadiah menceritakan kegalauan hatinya melihat putra kesayangan itu menderita penyakit kelainan bawaan.

“Aku benar-benar tak nyangka setelah anak ini lahir ternyata bibirnya sumbing” kata Saadiah yang tinggal di kawasan persawahan non jauh dari perkotaan.

Walau anak ini cacat, ia mengaku sangat menyayanginya dengan segala daya ia membesarkan anak itu hingga tampak sehat.

Tetapi untuk mengoperasi agar anaknya sehat seperti orang normal rasanya tak terbayangkan, karena dalam fikirannya pasti biaya mahal dimana bisa memperoleh uang semahal itu, sementara usaha tani keluarganya hanya bisa dinikmati menghidupi hari demi hari yang dilalui saja.

Suatu hari Sadiah mengakui dikabari tetangga yang datang dari Kota Banjarmasin (berjarak 30 Km dari desanya) bahwa tetangga itu terbaca pengumuman dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin dalam rangka memperingati HUT Ke-41 perusahaan itu yang ingin membantu operasi bibir sumbing bagi anak tak mampu.

Setelah mendengar kabar tersebut sertamerta keluarga ini berangkat ke Banjarmasin dan mendaftarkan anaknya Muhamad Iksan sebagai peserta  operasi bibir sumbing kersajama antara PDAM dengan sebuah program sosial dari yayasan Tempo Scan yang berpusat di Jakarta.

Akhirnya Muhamad Iksan bersama 16 anak bibir sumbing lainnya berkumpul di klinik tersebut pada hari Jumat (14/2) untuk menjalani operasi bibir sumbing oleh para dokter ahli di klinik yang baru beberapa bulan membuka usaha di ibukota provinsi Kalsel tersebut.

Menurut Direktur PDAM Bandarmasih Ir Muslih, keterlibatan perusahaannya untuk membantu operasi bibir sumbing ini merupakan yang pertama kali, dan kemungkinan akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Setelah diumumkan adanya operasi bibir sumbing tersebut banyak warga yang mendaftarkan untuk ikut kegiatan tersebut sehingga pesertanya cukup banyak, tetapi setelah dilihat berbagai petimbangan terutama tingkat kondisi anak maka yang diputuskan bisa dioperasi hanya 16 anak saja.

“Kami memang sudah lama ingin menggelar operasi bibir sumbing ini, tetapi itu harus ditangani dengan seksama oleh para ahlinya, saat ini kebetulan ada perusahaan lain yakni Tempo Scan juga mengadakan hal serupa maka kegiatan digabungkan saja,” kata Muslih seraya menyebutkan bakti sosial donor darah merupakan yang sering dilakukan perusahannya.

Saat operasi dilaksanakan, petugas terlihat mendata satu per satu dari ke-16 anak bibir sumbing dari keluarga tak mampu itu. Bahkan satu per satu anak penderita bibir sumbing beserta keluarganya di ambil fotonya oleh petugas dari Tempo Scan.

Banyak cerita pilu yang terdengar dari mulut para keluarga miskin ini, bahkan seorang ibu yang masih terbilang muda usia warga Teluk Dalam banjarmasin mengakui kesedihan yang mendalam seteleh melihat anak pertamanya mengalami kelainan bawaan tersebut.

Bahkan yang lebih menyakitkan setelah bayi yang lahir cacat bawaan berupa bibir sumbing itu sang suami lari dari rumah dan hingga kini tidak tahu lagi dimana batang hidungnya.

operasi-bibir-sumbing-pdam

Direktur PDAM, Ir Muslih (foto Salmah)

Kembalikan Senyuman
Operation Head CSR Center Tempo Scan Pacific Tbk, Iris Herani secara terpisah menuturkan bakti sosial dalam bentuk operasi gratis bagi kelainan bawaan seperti bibir sumbing sudah termaktub dalam program CSR mereka “Indonesia Tersenyum.”
“Lewat Indonesia Tersenyum, untuk bibir sumbing saja, sudah ada 400 anak dari seluruh Indonesia yang telah kami bantu. 16 anak yang dioperasi hari ini, memang bantuan yang terhitung sedikit bagi warga Banjarmasin,” ujarnya.

Indonesia Tersenyum tidak hanya mengkhususkan diri pada kelainan bawaan seperti bibir sumbing, tetapi juga penyakit lainnya.

Panyakit lainnya dimaksud seperti kelainan tidak terbentuknya anus, kelainan saluran kencing, penyumbatan cairan di kepala (hidrocephalus congenital), kelainan jantung bawaan, kelainan saluran pencernaan, hernia kongenital, kelainan ginjal, bibir sumbing, tidak ada langitan, jari-jari dempet, katarak kongenital, dan lain-lain.

Total sudah ada 1700 anak dengan kelainan bawaan yang telah dibantu Indonesia Tersenyum, tuturnya.

Program Sosial Indonesia Tersenyum (PSIT) dicanangkan pada tanggal 17 Juni 2007 dengan misi untuk memberikan bantuan kesehatan kepada golongan masyarakat ekonomi lemah yang buah hatinya yaitu anak-anak maupun balita memiliki kelainan bawaan pada organ tubuh maupun anggota tubuhnya baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi masa depan mereka.

Jenis kelainan bawaan yang dimaksud adalah kelainan bawaan yang dapat dikoreksi atau diperbaiki dengan tindakan operasi/invasif .

Bekerja sama dengan berbagai rumah sakit pemerintah dan swasta di seluruh Indonesia, hingga akhir Desember 2013 PSIT telah melakukan bantuan kepada para anak Indoensia tersebut.

Untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengajukan bantuan, PSIT mengoperasionalkan Kantor Perwakilan Unit Kabupaten Bekasi Ceria dan Unit Kota Bekasi Ceria yang telah dibuka secara resmi pada November 2012.

“Masyarakat dapat mengajukan permohonan bantuan kepada Indonesia Tersenyum dengan melengkapi  persyaratan yaitu usia anak yang memerlukan bantuan operasi di bawah 15 tahun, mengisi formulir surat permohonan dan surat pernyataan, melengkapi dengan foto copy KTP orang tua anak, kartu keluarga, akte kelahiran anak, dan persyaratan lainnya,” ujar Iris Herani.

Sementara di Banjarmasin ada kantor perwakilan yayasan Tempo Scan yakni Jalan Pelabuhan Timur No 14 Banjarmasin, demikian Iris Herani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: