Obat tradisi Balangan

Daun sirih

————

Daun sirih banyak dipergunakan warga kampung, terutama untuk menginang (makan sisirh) bagi ibu yang suka menginang biasanya tak pernah sakit gigi, dan badan selalu sehat sehingga banyak wanita penginang bersuia lanjut, karena kandungan daun sirih yang membuat badan sehat.

daun sirih juga bisa mengobati wajah pucat agar menjadi wajah berseri,  ambillah 30 lembar daun sirih lalu direbus kemudian air rebusan diminum dua kali sehari pagi dan sore.

pohon pisang

—————-

Bongkol pisang atau pohon pisang banyak pula digunakan warga, seperti dibuat sayuran dan bisa pula sebagai obat penyubur rambut, bongkol pisang diparut lalu diperas airnya dieembunkan satu malam, paginya dipakai untuk keramas.

Lidah buaya

—————–

Lidah buaya banyak digunakan orang untuk aneka manfaat, ada yang dibuat juz atau makanan kecil tapi tak sedikit pula untuk digunakan sebagai obat, antara lain agar rambut lebat, caranya hanya mengoleskan lender lidah buaya pada rambut hingga merata setiap pagi.

Daun Kemangi

——————

Daun kemangi bukan saja enak dibuat sayuran atau dimakan begitu saja bersama ikan, juga banyak digunakan untuk berbagai macam obat, salah satunya adalah obat bau badan, caranya daun kemangi dimakan rutin sampai bau badan sembuh, tetapi saat penyembuhan jangan dulu memakan yang membuat bau meransang seperti ikan asin, terasi, dan makanan permentasi.

Kembang sepatu

——————-

Tanaman Kembang sepatu juga sering digunakan penduduk setempat untuk obatan berbagai macam penyakit tetapi yang sering terlihat digunakan untuk penghitam rambut, caranya kembang sepatu ditumbuk halus tambahkan air dua gelas dan disaring lalu air nya dipakai untuk keramas

Kembang sepatu juga digunakan untuk pelancar melahirkan, caranya daun kembang sepatu satu gemgam dicampur dengan serbuk kayu manis satu sendok dan gula aren secukupnya, caranya ramuan ditumbuk  hingga halus kemudian diperas dan air perasan diminum saat hendak melahirkan.

Kencur

———–

Tanaman kencur begitu banyak tumbuh dikampungku, dan tanaman ini benar-benar serba guna selain untuk bumbu dapur juga untuk aneka obat kesehatan, antara lain agar badan tetap sehat dan segar, caranya kencur dicampur cabe setengah gemgam, lempuyang gajah satu gemgam dan kencur satu gemgam ditumbuk diberi air masak dua gelas, lalu diperas air perasan dicampur gula dan asam jawa diminum pagi dan sore.

Daun Pepaya

—————–

Daun pepaya sering digunakan untuk sayuran tetapi tak sedikit digunakan untuk obat, khususnya untuk kewanitaan, bila daun pepaya sering dikonsumsi wanita maka wanita menjadi leget dan peret.

Kunyit (janar)

——————

Kunyit banyak tumbuh dikampung halamanku,  selain dibuat bumbu dapur juga pati sari tanaman ini sering digunakan untuk membuat bahan kue atau penganan rasanya seperti agar2, kunyi banyak pula digunakan untuk pengobatan seperti penyakit maag, penambah nafsu makan, obat penyakit kuning (liver) atau obat mengobati keputihan.

untuk pengobatan keputuhan kunyit  tiga potong ditambah madu murni dua sendok, telur ayam kampung satu butir, jeruk tipis sebuah dan daun asam satu gemgam, caranya ramuan direbus dua gelas tinggal satu gelas, dicampur kuning telur,  jeruk tipis dan madu diaduk diminum tiap pagi.

buah pinang

—————

Buah pinang banyak tumbuh di kampungku dan banyak manfaatnya, selain untuk teman makan sirih buah pinang banyak digunakan untuk  obat-obatan tradisi seperti untuk kewanitaan, dan juga untuk menyembuhkan bau mulut

menyembuhkan bau mulut pinang lima gram dicamput adas liga gram kencur satu ruas jari dan daun sirih lima helar, caranya pinang dan kencur diiris kemudian semua bahan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, setelah dingin  minum airnya saja ampasnya dibuang.

Jeruk Purut

————–

Jeruk purut banyak pula digunakan warga kampungku selain untuk bumbu makanan juga untuk obat-obatan antaranya untuk obat kelelahan atau kepayahan.

Caranya jeruk purut diperas diambil airnya ditambahkan sedikit air dan diminum saat badan tidak segar, bila kemasaman bisa ditambah sedikit gula diminum dua hari sekali.

Jeruk nipis

————–

Jeruk nipis banyak dimanfaatkan dikampungaku untukpenyedap makanan dan untuk minuman juz, tetapi kebanyakan dibuat obat-obatan tradisi antara untuk menormalkan suara yang lagi serak.

Caranya jeruk tipis diperas airnya dicampur sedikit kapur sirih sedikit garam dapur dan sesendok madu murni setelah diaduk rata lalu diminum sebelum tidur malam.

Daun Seledri

—————–

Daun Seledri atau yang disebut oleh warga kampung aku sebagai daun sup banyak ditanam di pekarangan, kegunaan sehari-hari untuk penyedap sayur sop ayam sop daging atau sop ikan, tetapi tak sedikit pula untuk obat tradisional seperti air perasannya untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau panas dalam.

Kemudian daun ini digunakan untuk mengatasi kulit berminyak caranya daun ini diiris2 kecil lalu dimasukan dalam mangkok air mendidih biarkan 20 menit kemudian air tersebut disimpan di lemari es setelah itu, gunakan saat malam hari caranya oleskan air ini kemuka biarkan beberapa menit kemudian baru dibilas.

Mentimun

—————

Mentimun yang oleh warga kami disebut Bilungka banyak ditanam dan dimanfaatkan untuk sayuran atau teman makan rujak, tapi tak sedikit pula untuk obat terutama menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara meminum air perasan buah mentimun.

Selain itu mentimun juga digunakan untuk menghaluskan kulit ambil mentimun dan diiris-iris tipis lalu irisan itu ditempelkan pada kulit muka beberapa waktu atau air perasan dioleskan kemuka

Obat pusing2 atau berputar (pertigo)

kapullaga,  kayu manis, jahe,  cengkeh direbus dari dua gelas menjadi segelas, airnya diminum sekali sehari, insya allah sembuh

obat kesusuban (tetusuk duri atau kayu) di kulit.

Caranya ambil getah pohon  bunga kamboja, teteskan ke lokasi dimana klit tertusukmaka biarkan sebentar akhirnya duri atau kayu tersebut agak keluar kulit hingga mudah di cabut atau diambil.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: